Kamis, 14 Juni 2018

CoC (Clash of Clans)


Assalamualaikum.wr.wb
karena belum bisa tidur dan waktu menunjukkan jam 02.02 kamis 14 juni 2018 alhamdulillah hari ini puasa terakhir pemirsa dan besok 15 juni 2018 kita akan merayakan hari raya idul fitri (klo gk ada perubahan sih, hahaha).
Ok.....langsung saja Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas game yang sempat populer, namun seiring berjalannya waktu game ini sudah mulai dilupakan oleh para gamer.
Namun masih banyak pula yang masih memainkan game ini.
Game Clash of Clans (COC), siapa yang tidak tau dengan permainan yang satu ini.
sejak di-launching beberapa waktu yang lalu meraup kepopuleran yang sangat luar biasa dan menjadi salah satu game yang paling banyak diunduh baik itu via google play store maupun apple store. Game COC senantiasa menduduki peringkat pertama dalam chart game paling populer baik di platform android maupun ios. Game COC menyuguhkan permainan yang menyuguhkan aksi untuk mengadu strategi dengan balutan visual yang menakjubkan, sehingga tidak heran jika game besutan developer Supercell ini mampu menarik khalayak ramai begitu juga para gamers.
Game ini semakin menarik dengan tema tema epic yang diangkat sebagai menu utama dan menyesuaikan dengan periode berjalan di dunia nyata. Pada game COC ini, setiap pemain mempunyai peran sebagai seorang suku pada sebuah desa. Terdapat pertarungan antar clan dan dibutuhkan taktik yang tepat agar pemain bisa terus bertahan hidup, hal tersebut merupakan tuntutan yang harus dipenuhi para pemain jika tidak ingin desanya dihancurkan oleh clan lainnya yang menjadi musuh.
Clash of Clans (COC) adalah satu dari sekian banyak judul game dengan genre strategi yang diminati hingga detik ini. Game yang satu ini tercatat telah diunduh sebanyak sekitar lebih dari 50 juta kali sejak diluncurkan pertama kali.
Berlabelkan free to play membuat game ini disenangi oleh para gamers lintas usia dan lintas gender. Game COC mampu menyuguhkan kesan yang unik dan menarik bagi para pemainnya dalam beradu strategi. Dalam game ini pun terdapat beragam karakter yang harus diatur oleh pemainnya guna pengembangan desa. Hal lain yang menarik dari game COC ini adalah meskipun memerlukan akses internet , namun game ini tidak terlalu memakan memori maupun paket data alias kuota internet dikelas game strategi pertempuran.
Agar game COC dapat berjalan mulus di gadget yang anda punya, setidaknya anda harus menggunakan gadget android dengan minimal sistem operasi 4.0.3 atau Jellybean. Game ini pun ramah dimainkan oleh anak-anak, karena konten yang ada pada game dengan versi terbaru 6.253.5 ini termasuk game dengan tingkat kedewasan menengah sehingga baik itu konten visual maupun audionya masih aman jika dimainkan oleh anak-anak.
Ada beberapa fitur andalan dalam game ini, diantaranya adalah pembangunan desa dan beberapa daerah kekuasaan yang tidak terbatas, penggunaan beberapa karakter unik yang dikenal dengan nama barbarian maupun archer dan juga goblin, peningkatan level dari berbagai macam bangunan, sistem alat tukar yang beragam mulai dari elixir sampai gem, sistem clan yang mengizinkan seorang pemain untuk bergabung dengan clan yang sudah terbentuk sebelumnya, serta pertarungan antar desa dengan tujuan memperebutkan wilayah dengan berbagai sumber daya penting.
Tampilan user interface dari game COC ini hampir sama dengan game strategi lainnya. Di tahap awal, wilayah desa kekuasaan pemain memang tak terlalu luas, namun seiring dengan bertambahnya level akan lebih banyak desa yang ditaklukan dan wilayah menjadi semakin luas. Di game ini juga ditonjolkan adanya kesan nyata seperti pepohonan, bebatuan, dan elemen lain yang harus dihancurkan dulu bila ingin membangun sesuatu diatasnya. Adapula fitur untuk memperbesar maupun memperkecil gambar yang menjadi nilai plus game ini.
Untuk pemakaian kuota internet sendiri game ini tergolong jauh lebih hemat dari pada game ML atau Mobile Legend.
Sekedar referensi saja bagi gamer yang belum mencoba silahkan dicoba.
Klo saya sih pakai nama cwan-cwan.
(Klo mau liat base saya sih...hehehe)





Read More ->>

Kamis, 17 Mei 2018

1 Syawal


Assalamualaikum wr.wb

1 Syawal merupakan hari dimana umat islam merayakan hari kemenangan setelah di bulan Ramadhan berpuasa selama 29 hari atau 1 bulan. 1 syawal berada di bulan  kesepuluh dalam penanggalan hijriyah. Berikut inibbeberapa keistimewaan bulan Syawal:

• Bulan kembali ke fitrah
Syawal adalah bulan kembalinya umat Islam kepada fitrahnya, diampuni semua dosanya, setelah melakukan ibadah Ramadhan sebulan penuh. Paling tidak, tanggal 1 Syawal umat Islam “kembali makan pagi” dan diharamkan berpuasa pada hari itu.
Pada 1 syawal biasanya umat muslim saling bermaaf maafan, khususx pada anggota keluarga dan para tetangga sekitar.
Ketibaan Syawal membawa kemenangan bagi mereka yang berjaya menjalani ibadah puasa sepanjang Ramadan. Ia merupakan lambang kemenangan umat Islam hasil dari “peperangan” menentang musuh dalam jiwa yang terbesar, yaitu hawa nafsu.

• Bulan takbir
Tanggal 1 Syawal adalah Idul Fitri, seluruh umat Islam di berbagai belahan mengumandangkan takbir. Maka, bulan Syawal pun merupakan bulan dikumandangkannya takbir oleh seluruh umat Islam secara serentak, paling tidak satu malam, yakni begitu malam memasuki tanggal 1 Syawal alias malam takbiran, menjelang Shalat Idul Fitri.
Kumandang takbir merupakan ungkapan rasa syukur atas keberhasilan ibadah Ramadhan selama sebulan penuh. Kemenangan yang diraih itu tidak akan tercapai, kecuali dengan pertolongan-Nya. Maka umat Islam pun memperbanyakkan dzikir, takbir, tahmid, dan tasbih. “”Dan agar kamu membesarkan Allah SWT atas petunjuk yang Ia berikan kepada kamu, dan agar kamu bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan” (QS. Al-Baqarah: 185).

• Bulan silaturahmi
Dibandingkan bulan-bulan lainnya, pada bulan inilah umat Islam sangat banyak melakukan amaliah silaturahmi, mulai mudik ke kampung halaman, saling bermaafan dengan teman atau tetangga, hala bihalal, kirim SMS dan telepon, dan sebagainya. Betapa Syawal pun menjadi bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan Allah SWT karena umat Islam menguatkan tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

• Bulan ceria
Syawal adalah bulan penuh ceria. Di Indonesia bahkan identik dengan hal yang serba baru. Misalnya; baju baru, sepatu baru, perabot rumah tangga baru, dan lain-lain. Orang-orang bersuka cita, bersalaman, berpelukan, bertangis bahagia, mengucap syukur yang agung, meminta maaf, memaafkan yang bersalah.
Begitu banyak doa terlempar di udara. Begitu banyak cinta kasih saling diberikan antar seluruh umat manusia. Aura maaf tersebar di seluruh penjuru bumi, nuansa peleburan dosa, nuansa pencarian makna baru dalam hidup.

• Puasa satu tahun
Amaliah yang ditentukan Rasulullah SAW pada bulan Syawal adalah puasa sunah selama enam hari, sebagai kelanjutan puasa Ramadhan.
“Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh” (H.R Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah).

• Bulan nikah
Syawal adalah bulan yang baik untuk menikah. Hal ini sekaligus mendobrak khurafat, yakni pemikiran dan tradisi jahiliyah yang tidak mau melakukan pernikahan pada bulan Syawal karena takut terjadi malapetaka. Budaya jahiliyah itu muncul disebabkan pada suatu tahun, tepatnya bulan Syawal, Allah SWT menurunkan wabah penyakit, sehingga banyak orang mati termasuk beberapa pasangan pengantin. Maka sejak itu, kaum jahiliah tidak mau melangsungkan pernikahan pada bulan Syawal.
Khurafat itu didobrak oleh Islam. Rasulullah Saw menunjukkan sendiri bahwa bulan Syawal baik untuk menikah. Siti Aisyah menegaskan: “Rasulullah SAW menikahi saya pada bulan Syawal, berkumpul (membina rumah tangga) dengan saya pada bulan Syawal, maka siapakah dari isteri beliau yang lebih beruntung daripada saya?” Selain dengan Siti Aisyah, Rasul juga menikahi Ummu Salamah juga pada bulan Syawal. Menurut Imam An-Nawawi, hadits tersebut berisi anjuran menikah pada bulan Syawal. ‘Aisyah bermaksud, dengan ucapannya ini, untuk menolak tradisi jahiliah dan anggapan mereka bahwa menikah pada bulan Syawal tidak baik.

• Bulan peningkatan
Inilah keistimewaan bulan Syawal yang paling utama. Syawal adalah bulan “peningkatan” kualitas dan kuantitas ibadah. Syawal sendiri, secara harfiyah, artinya “peningkatan”, yakni peningkatan ibadah sebagai hasil training selama bulan Ramadhan. Umat Islam diharapkan mampu meningkatkan amal kebaikannya pada bulan ini, bukannya malah menurun atau kembali ke “watak” semula yang jauh dari Islam. Na’udzubillah.

• Bulan pembuktian takwa
Inilah makna terpenting bulan Syawal. Setelah Ramadhan berlalu, pada bulan Syawal lah “pembuktian” berhasil-tidaknya ibadah Ramadhan, utamanya puasa, yang bertujuan meraih derajat takwa.
Jika tujuan itu tercapai, sudah tentu seorang Muslim menjadi lebih baik kehidupannya, lebih saleh perbuatannya, lebih dermawan, lebih bermanfaat bagi sesama, lebih khusyu’ ibadahnya, dan seterusnya. Paling tidak, semangat beribadah dan dakwah tidak menurun setelah Ramadhan. Amin Ya Rabbal Alamin.

Demikianlah sedikit pengetahuan tentang 1 Syawal yang istimewa.
Wassalamualaikum wr.wb

Read More ->>

Rabu, 16 Mei 2018

Puasa Ramadhan 2018

selamat menunaikan ibadah puasa.
semoga amal ibadah kita selama bulan ramadhan diterima Allah SWT.


Alif Syafitar Riansa, S.Pd

Read More ->>

Mengenai Saya

Foto saya
nama saya alif syafitar riansa, panggil saja alif atau fitar atau riansa, informasi lebih lanjut lihat di ; facebook = Riansa cintanya bilqisAndbunda twitter = @syafitar instagram = riansa29 hp: 085258852727 Pin bbm = D0EC10F2
Diberdayakan oleh Blogger.