Minggu, 25 September 2016

FIK UNESA

Fakultas yang berada di wilayah kampus Lidah Wetan itu dulunya belum bernama FIK. Pada tahun 1963 FIK masih bernama STO. Asal mula penamaan STO adalah dari kursus B-1 (1951) di Bandung dan selanjutnya berintegrasi dengan IKIP Negeri Surabaya menjadi FKIK (1977) yang belakangan ini namanya berubah menjadi FIK Unesa (1999). Perubahan itu didasarkan atas turunnya Kepres RI No. 34 tahun 1971 maupun SK Dirjen Dikti. Berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional No. 172/Dikti/Kep/1999 tanggal 26 April 1999, IKIP Negeri Surabaya diizinkan membentuk program studi S1 nonpendidikan. Saat ini Fakultas Ilmu Keolahragaan mempunyai tiga jurusan yaitu Jurusan Pendidikan Olahraga, Jurusan Pendidikan Kepelatihan, serta Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi.

1.       Keunggulan Akademik
Dari ketiga jurusan yang dimiliki FIK, dua diantaranya telah terakreditasi A. Kedua jurusan itu adalah Jurusan Pendidikan Olahraga dan Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Hal itu sesuai SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Depdiknas yang menyatakan bahwa kedua jurusan di depan telah terakreditasi dengan peringkat A.
Jurusan Pendidikan Olahraga memayungi program studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi. Ada satu dosen yang sudah bergelar guru besar, tiga doktor, 20 dosen bergelar magister, dan delapan dosen bergelar sarjana. Sementara itu, Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga memayungi program studi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga yang terdiri dari dua dosen bergelar guru besar, tujuh doktor, 21 dosen bergelar magister, dan tiga dosen bergelar sarjana. Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi sendiri memayungi program studi S1 Ilmu Keolahragaan. Ada satu dosen yang sudah bergelar guru besar, lima doktor, 17 dosen bergelar magister, dan dua dosen bergelar sarjana.
Keunggulan di bidang jurusan dan prodi di depan juga berimbang dengan perkuliahannya. Pembelajaran di FIK lebih menekankan pada pendekatan kontekstual (CTL). Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan fakta dalam kehidupan siswa. Hal itu ditegaskan sendiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Dr. Agus Harianto, M.Kes.
“Pendekatan CTL tampak sekali pada pembelajaran di FIK. Dengan pendekatan ini mahasiswa tidak hanya kenal teori, tapi juga awam pada realita yang ada. Diambil saja contoh mata kuliah seminar. Mahasiswa tidak hanya tahu tentang teori seminar, tapi di akhir mahasiswa dituntut untuk bisa berseminar, minimal se-Jatim sampai nasional,” terang Agus.
Penerapan CTL, lanjut Agus, menguntungkan mahasiswa yang mengikuti training center (TC). Training centre merupakan pemusatan latihan di berbagai daerah untuk mengikuti kejuaraan olahraga nasional bahkan internasional seperti Sea Games, Asian Games, South East Asian Games, Olimpiade, Pon, dan lain-lain. Cabang-cabang olahraga yang masuk daftar TC diantaranya atletik, sepakbola, softball, hockey, panjat tebing, balap sepeda, dan masih banyak lagi. Selama masa pertandingan, mahasiswa yang mengikuti TC diberi layanan khusus dalam perkuliahan.
“Masa-masa TC tentu membutuhkan waktu lama, sementara mereka harus meninggalkan kuliahnya di kampus. Untuk itulah metode e-learning kami suguhkan kepada mereka. Dengan e-learning, mahasiswa TC masih bisa mengirim tugas kuliah walaupun tanpa tatap muka. UAS online pun sudah tidak asing lagi,” papar dekan lulusan Universitas Airlangga itu.
Mahasiswa TC adalah mahasiswa pilihan yang sudah terseleksi dari penelusuran minat dan kemampuan (PMDK). Karena itulah mengapa mahasiswa reguler sulit sekali mengikuti TC. Mahasiswa yang lolos TC akan mewakili Jatim dalam ajang olahraga nasional dan internasional. Masa pertandingan yang panjang membuat mereka hanya bisa berkuliah satu dua kali saja. Untuk itulah mereka dilayani dengan e-learning serta tentu saja bayaran dari pemerintah.

2.  Keunggulan Sarana dan Prasarana
a.   Ruang Perkuliahan
FIK mempunyai tiga gedung berlantai tiga, dua gedung dibagi untuk tiga juruan yang terdiri atas ruang perkuliahan sesuai program studi dan jurusan. Semua ruang perkuliahan dilengkapi dengan papan whiteboard, LCD/OHP, dan layar LCD/OHP. Sedangkan satu gedung utama digunakan sebagai gedung fakultas yang meliputi ruang pimpinan fakultas, ruang administrasi, ruang sidang, auditorium, dan ruang laboratorium komputer.
b.  Perpustakaan
FIK mempunyai ruang baca di setiap jurusan dan perpustakaan fakultas. Koleksi buku dan literatur bidang keolahragaan, kesehatan, dan bidang lainnya cukup lengkap. Perpustakaan selain digunakan sebagai sarana untuk menambah pengetahuan, juga digunakan sebagai literatur dalam menyelesaikan tugas-tugas kuliah termasuk skripsi.
c.   Laboratorium
FIK mempunyai laboratorium untuk menunjang pelaksanaan perkuliahan. Laboratorium mempunyai peranan penting dalam proses belajar mengajar. Penyediaan laboratorium di FIK didasari atas pemahaman mengenai suatu teori yang didukung dengan peralatan yang memadai.
d.  Sarana Olahraga
1)  Kolam renang bertaraf internasional;
2)  Pusat Kebugaran dan Laboratorium Olahraga (Sport Science Fitness Centre);
3)  gedung olahraga (indoor): bulutangkis, bolavoli, tenis meja, futsal, bolabasket three on three, sepak takraw, senam, dan tinju;
4)  outdoor: sepakbola, bolavoli (pasir/pantai), softball/baseball, hockey, bolabasket, tenis lapangan, atletik (syntetic track), dan lain-lain.

Selain kolam renang bertaraf internasional, FIK juga memiliki fasilitas lain yang patut dinggulkan, yaitu lapangan atletik sintetis Oentoeng Poedjadi. Oentoeng Poedjadi merupakan seorang atlet lompat galah yang sempat memegang juara PON. Lapangan yang dibangun sejak April 2010 itu sempat diresmikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi A. Mallarangeng pada 5 Desember 2010.
“Lapangan atletik kami memiliki delapan lintasan. Unesa adalah satu-satunya perguruan tinggi yang memiliki lintasan lari berjumlah delapan, dan itu sudah bertaraf internasional,” ujar Agus bangga.
Selain itu, Pusat Kebugaran dan Laboratorium Olahraga (Sport Science Fitness Centre) yang dimiliki Unesa adalah nomor satu di Indonesia. Selain kelengkapan pada alat-alat fitness, Sport Science Fitness Centre (SSFC) dapat menangani pemulihan kebugaran dengan menggunakan proses spa. Pemulihan kesehatan dan kebugaran melalui spa yang berkembang di masyarakat juga diikuti pengembangan ilmu secara alamiah oleh FIK dengan berbagai model untuk pemulihan kebugaran jasmani. Laboratorium itu dilengkapi dengan whirepool untuk proses pemulihan kebugaran dengan menggunakan air yang di sampingnya dilengkapi dengan “sauna” yang menggunakan berbagai macam aroma. Pemulihan kebugaran dengan menggunakan massage ditangani oleh masseur yang terlatih dengan menggunakan berbagai metode yang berkembang di masyarakat, seperti body massage dengan menggunakan berbagai aromatherapy. Di samping itu disiapkan pula ruang massage yang nyaman dan dilengkapi musik pengusir stres.
“Untuk ke depannya, kami berencana membangun lapangan futsal dan lapangan basket di area SSFC,” tambah Agus.

3.  Keunggulan Teknologi Informasi
Seperti telah diungkapkan di depan, FIK memberikan pelayanan pada mahasiswa TC dengan e-learning. Walaupun tanpa tatap muka, e-learning sangat membantu mahasiswa untuk tetap konsekuen pada tugas-tugas perkuliahan. Namun kondisi itu masih terkendala oleh bandwith yang belum mampu menampung beban jumlah dosen, ditambah lagi beban mahasiswa pada masa-masa KRS online. Dosen pun akan sulit menerima tugas mahasiswa TC.
“Untuk itulah kami memasang bandwith sendiri. Saat ini jaringan internet FIK sudah lancar sehingga semua warga kampus dapat memanfaatkannya dengan baik,” tandas dosen kelahiran Kediri, 16 Agustus 46 tahun silam itu.

Read More ->>

Update fotoku

Assalamualaikum.....

Alhamdulillah hari ini bisa upload foto lagi.
Belum bisa upload artikel karena laptop lagi rusak.

Read More ->>

Sabtu, 02 Juli 2016

° 3 Jenis parfum Kenzo °

√ Macam-macam parfum Kenzo yang enak. √

Kenzo sendiri termasuk salah satu jenis parfum Internasional yang cukup terkenal.
Nama Kenzo sendiri diadopsi dari nama fashion desainer dari Jepang, yakni Kenzo
Takada. Kenzo sendiri di samping memproduksi
parfum, juga memproduksi produk kosmetik
perawatan kulit. Koleksi parfum pria sendiri
pertama kali diluncurkan di tahun 1983.
Di tahun 1988 sendiri, parfum karya dari Kenzo
sudah mula diperkenalkan seperti Kenzo de
Kenzo atau Ca Sent Beau, L’eau par Kenzo,
Le monde Est Beau, dan parfum D’ete.
Bagi Anda yang mencari jenis parfum Kenzo
yang wanginya enak, berikut ini ulasannya untuk
Anda:
1.) Kenzo Pour Homme
Salah satu parfum Kenzo yang paling
direkomendasikan adalah Kenzo Pour Homme,
atau biasa disebut juga sebagai Kenzo batang
di Indonesia. Ketika disemprot pertama kali,
Anda akan mencium aroma perpaduan dari
woody, citrus, nuansa aquatic, cedar, dan
rosewood. Sehingga kesan aroma dari parfum
Kenzo yang enak memberikan kesan natural
atau alam yang menyatu sempurna. Adapun daya
tahan dari parfum Kenzo yang satu ini sekitar
11-15 jam, sehingga wangi yang dihasilkan akan
tahan lama. Adapun jenis parfum dari Kenzo
ini sangat ideal untuk berbagai suasana. Hal ini
dikarenakan parfum Kenzo yang satu ini tidak
begitu segar, cenderung netral serta tidak
begitu hangat. Selain itu, dikarenakan wanginya
yang intense, sangat tak dianjurkan untuk menyemprotkan parfum ini sebanyak 6
semprot lebih ketika memakainya.
2.) Kenzo Amour
Satu lagi parfum pilihan Kenzo yang enak adalah Kenzo Amour yang diproduksi pada
tahun 2005. Parfum Amour sendiri diproduksi karena terinspirasi dari keindahan
pemandangan yang ada di benua Asia. Di samping wanginya yang begitu hangat, Kenzo
Amour juga di kemas dengan botol yang berdesain unik berbentuk tempayan atau pot
khas dari Asia. Selain itu, warnanya pun sangat
menggoda dengan botol yang berukuran 30
ml dengan warna pink agak keunguan, parfum
dengan botol yang berukuran 50 ml yang warnanya putih serta botol yang ukurannya
100 ml yang berwarna oranye. Parfum Kenzo yang enak ini memiliki aroma yang begitu enak
dan nyaman dipakai karena ketika menghirup bagian top notesnya, terdapat perpaduan aroma dari frangipani dan cherry blossom.
Aroma wanginya memang begitu khas dan cocok untuk kawula muda. Parfum Kenzo Amour sendiri memiliki ketahanan hingga 7 jam lebih, dan cocok untuk Anda yang sering beraktivitas di lapangan atau luar ruangan.
3.) Kenzo L’Eau Par For Men
Parfum yang wanginya enak dari Kenzo berikutnya adalah parfum Kenzo L-Eau Par.
Parfum ini sangat cocok untuk kaum pria yang
dipadukan dengan aroma wangi dari Aromatic Aquatic. Parfum Kenzo yang satu ini mulai diperkenalkan mulanya di tahun 1999. Adapun aroma wangi yang paling dominan adalah Yuzu,
dan cocok dipakai saat siang hari di berbagai suasana.
Bagi Anda yang penasaran dengan parfum Kenzo, bisa memilih salah satu jenis parfum Kenzo dengan aroma wangi yang khas dan enak
seperti di atas. Parfum ini memang cocok untuk wanita maupun pria. Tetapi biasanya,
para pria lebih menyukai Kenzo L’Eau Par
yang memang ideal digunakan kaum pria.

----Semoga bermanfaat....!!!!----

www.cwan2.blogspot.com

Read More ->>

Jumat, 01 Juli 2016

√ PACIFIC RIM √

Sutradara:
- Guillermo del Toro
Produser:
- Thomas Tull
- Jon Jashni
- Guillermo del Toro
- Mary Parent
Skenario:
- Travis Beacham
- Guillermo del Toro
Cerita:
- Travis Beacham
Pemeran:
- Charlie Hunnam
- Idris Elba
- Rinko Kikuchi
- Charlie Day
- Ron Perlman
Musik:
- Ramin Djawadi
Sinematografi:
- Guillermo Navarro
Penyunting:
- John Gilroy
- Peter Amundson
Perusahaan:
- produksi
Legendary Pictures
DDY
Distributor:
- Warner Bros. Pictures
Tanggal rilis:
- 01 Juli 2013 (Mexico City)
12 Juli 2013 (United States)
Durasi:
131 minutes
Negara:
- Amerika Serikat
Bahasa:
- Inggris
Anggaran:
- $190 million
Pendapatan kotor:
- $411 million.

--- Pacific Rim adalah sebuah film sains fiksi
Amerika yang disutradarai oleh Guillermo del
Toro dan dibintangi oleh Charlie Hunnam ,
Idris Elba, Rinko Kikuchi, Charlie Day,
Robert Kazinsky, Max Martini dan Ron
Perlman.
Film berlatar pada tahun 2020-an, ketika
bumi sedang berperang melawan Kaiju yaitu
monster-monster raksasa yang muncul dari
sebuah portal antardimensi di dasar Samudera
Pasifik . Demi melawan monster ini, semua
umat manusia bersatu untuk membuat Jaeger. Jaeger adalah robot humanoid raksasa
yang masing-masing Jaeger dikontrol oleh
setidaknya 2 pilot yang pikirannya disatukan
oleh sebuah Neural Bridge.
Film ini diproduksi oleh Legendary Pictures
dan didistribusikan oleh Warner Bros.
Pictures. Film ini dirilis pada 12 Juli 2013
dan menerima ulasan positif untuk efek visual
dan adegan aksinya. Film ini gagal menjadi box
office di Amerika Serikat tapi sangat sukses
di negara lain. Film ini memperoleh
keuntungan total lebih dari $411 juta,
termasuk $114 juta di Cina yang menjadi pasar
terbesarnya. Sebuah sekuel yang diusung
berjudul Maelstrom diumumkan pada 2014 dan
dijadwalkan akan dirilis oleh Universal
Pictures pada 4 Agustus 2017. Pada
September 2015, sekuelnya dilaporkan telah
"dihentikan secara tak jelas", akan tetapi
Del Toro dan Universal Pictures menjelaskan
kalau sekuelnya hanya ditunda dan akan
dilanjutkan ke depannya nanti.
Produksi
Pengembangan
Pada Februari 2006, dilaporkan kalau
Guillermo del Toro akan menyutradarai
screenplay fantasinya Travis Beacham yaitu
Killing on Carnival Row , tapi proyek ini tak
pernah terwujud. Beacham membayangkan
Pacific Rim pada tahun berikutnya. Sambil
berjalan-jalan di pantai dekat Santa Monica
Pier, ia membayangkan sebuah robot raksasa
dan seekor monster raksasa sedang bertarung
sampai mati. Dia kemudian mendapat ide untuk
memberikan masing-masing robot 2 pilot
sambil bertanya "apa yang akan terjadi saat
salah satunya mati?". Ia pun memutuskan kalau
ini akan jadi "a story about loss, moving on
after loss, and dealing with survivor's guilt".
Pada 28 Juli 2010, dilaporkan kalau del
Toro selanjutnya akan menyutradarai adaptasi
At the Mountains of Madness dari H. P.
Lovecraft untuk Universal Studio.
Ketika del Toro bertemu pihak Legendary
Pictures untuk mendiskusikan kemungkinan kerja
sama dengan mereka, dia terpesona oleh
treatment Beacham. Del Toro pun menyetujui
tawaran Legendary. Sambil menyutradarai At
the Mountains of Madness , dia akan
memproduksi dan ikut menulis naskah Pacific
Rim. Karena bentrokan dari jadwal kedua
film, dia akan menyutradarai Pacific Rim
hanya jika At the Mountains of Madness
dibatalkan.
Pada 7 Maret 2011, diberitakan kalau
Universal tidak akan meneruskan At the
Mountains of Madness karena del Toro
tidak mau menyetujui budgetnya yang mencapai
$150 juta dan rating R. Proyek ini pun gagal pada hari jum'at dan del Toro
menandatangani kontrak Pacific Rim pada
seninnya.
Permainan Video
Sebuah permainan video single-player yang
berdasarkan film ini diumumkan oleh
Australian Classification Board. Permainannya
akan dirilis untuk Xbox 360 dan PlayStation
3 . Pacific Rim: The Video Game dirilis
bersama filmnya pada 12 Juli 2013.
Permainan ini umumnya menerima ulasan
negatif. Reliance Games mengembangkan
permainan Pacific Rim untuk platform
smartphone seperti iOS dan Android dan
versi ini juga menerima ulasan negatif.
Pemasaran dan promosi:
- Pada 28 November 2012, situs resmi film ini
meluncurkan secara bersamaan 2 video viral .
Satu video menggambarkan awal-awal serangan
Kaiju yang tertangkap oleh kamera portabel.
Cetak biru yang menggambarkan desain
mesin Jaeger juga dirilis online. Pada 5 Juli 2013 , novel grafik Pacific Rim: Tales
from Year Zero dirilis. Novel ini ditulis oleh
Travis Beacham dan tampilan sampulnya oleh
Alex Ross, Tales from Year Zero disajikan
sebagai prolog preliminer untuk filmnya dan
berlatar 12 tahun sebelum kejadian filmnya. Pada 18 Juni, Insight Editions
menerbitkan Pacific Rim: Man, Machines,
and Monsters, ini adalah sebuah buku yang
ditulis oleh David S. Cohen. Buku ini berisi
tentang produksi filmnya mulai dari konsep
art, fotografi, pemeran dan kru film ini dan
prakata dari del Toro.
Perilisan:
- Pacific Rim awalnya diharapkan rilis di
bioskop pada juli 2012. Akan tetapi, Warner
Bros. memutuskan untuk menunda tanggal
perilisan filmnya sampai 10 Mei 2013 . Pada
maret 2012, diumumkan kalau film ini akan
dirilis pada 12 Juli 2013. Tayangan
perdana film ini di Mexico City adalah pada 1
Juli 2013 .
Alur
Pada 2013, kota-kota yang berdekatan
dengan pantai di bumi berada dalam ancaman
dari para Kaiju , binatang buas raksasa yang
pada waktu-waktu tertentu muncul dari
sebuah portal antar dimensi di dasar
Samudera Pasifik yang disebut "The Breach" .
Untuk melawan mereka, negara-negara lingkar
Pasifik membangun Jaegers, mesin tempur
humanoid raksasa. Setiap Jaeger dikontrol
oleh 2 atau lebih pilot yang otaknya
dihubungkan. Proses ini disebut "drifting"
untuk saling membagi beban mental yang berat
dari mengoperasikan mesinnya. Jaeger awalnya
efektif, tapi banyak yang dihancurkan saat
Kaiju tumbuh lebih kuat dan serangan mereka
terjadi lebih sering. Di 2025, pemerintah
menganggap program Jaeger tidak cocok lagi
dan tidak melanjutkannya dan lebih memilih
membangun dinding pertahanan di pesisir
pantai. Empat Jaeger yang tersisa ditempatkan
kembali ke Hong Kong untuk melindungi pesisir
sampai dindingnya selesai. Komandan Jaeger,
Stacker Pentecost memutuskan untuk
membuat sebuah usaha terakhir untuk
mengakhiri ancaman Kaiju dengan
menghancurkan The Breach dengan sebuah
senjata nuklir, walaupun dulu serangan nuklir
terhadap portalnya tidak berhasil.
Pentecost merekrut kembali pilot Jaeger yang
pernah mengundurkan diri, Raleigh Becket
untuk mempiloti Gipsy Danger, Jaeger yang
Becket dan kakaknya Yancy pernah operasikan
bersama. Lima tahun sebelumnya, Yancy
terbunuh oleh seekor Kaiju saat masih
terhubung secara mental dengan saudaranya.
Raleigh pergi ke Hong Kong dengan Pentecost
dan mulai mencari co-pilot baru. Raleigh
memilih Mako Mori, pengurus proyek
pembaruan Jaeger dan anak perempuan adopsi
Pentecost. Pentecost dengan rasa enggan
mengizinkan Mako untuk mengikuti tes dengan
Raleigh. Selama tes, Mako melihat kembali
ingatan traumatis dari serangan Kaiju yang
membuatnya jadi yatim dan hampir melepaskan
senjata Gipsy Danger di hangar. Pentecost
menganggap Mako tak cocok untuk berperang
dan memerintahkan mereka untuk tidak
mengendarai Jaeger. Ketika sepasang Kaiju
menyerang Hong Kong dan menghancurkan dua
Jaeger lalu melumpuhkan yang ketiga yang
bernama Striker Eureka, Pentecost dipaksa
untuk menjalankan Gipsy Danger melawan
mereka. Raleigh dan Mako bertarung dengan
baik bersama-sama dan berhasil membunuh
kedua Kaiju .
Sementara itu, ilmuwan Newton Geiszler
menciptakan sebuah alat yang bisa membuatnya
terhubung dengan sebuah otak Kaiju yang
rusak. Dia menemukan kalau para Kaiju
bukanlah sekadar hewan buas tapi secara
genetik mampu merekayasa senjata di barisan
depan dari sebuah pasukan alien penyerang.
Pentecost mencari informasi lainnya dengan
memerintahkan Geiszler untuk mengulang
eksperimen terhadap sebuah otak Kaiju yang
utuh dan mengirimnya ke Hannibal Chau.
Hannibal Chau adalah seorang kriminal yang
menjual bagian tubuh Kaiju di pasar gelap.
Sambil memanen organ-organ dari salah satu
Kaiju yang mati di Hong Kong, Chau dan anak
buahnya diserang oleh anak Kaiju yang belum
waktunya lahir yang kemudian menelan Chau
seluruhnya. Geiszler dan rekan lab-nya
Hermann Gottlieb berhubungan dengan otak
bayi Kaiju itu dan mempelajari kalau The
Breach hanya terbuka oleh DNA Kaiju yang
menjelaskan kenapa semua usaha sebelumnya
untuk menghancurkan portal tersebut gagal.
Dua Jaegers yang tersisa memulai rencana
pengeboman mereka terhadap The Breach.
Pentecost secara sukarela mempiloti Striker
Eureka yang menjadi satu-satunya yang sanggup
membawa bomnya, karena Herc Hansen, co-
pilot yang biasanya cedera di garis pesisir
Hong Kong sementara Raleigh dan Mako
mempiloti Gipsy Danger. Setelah sampai di
portal, mereka disergap oleh tiga Kaiju .
Pertarungan sengit pun terjadi yang berakhir
dengan kematian satu Kaiju , tapi Gipsy Danger
pincang dan Striker Eureka terlalu rusak
untuk melepaskan bomnya. Geiszler
mengingatkan kedua Jaeger kalau mereka harus
membawa seekor Kaiju ke dalam The Breach
bersama mereka agar serangannya berhasil.
Pentecost dan co-pilot Herc, Chuck Hansen
meledakkan bomnya dengan tujuan
membersihkan jalan ke portalnya untuk Raleigh
dan Mako. Karena Gipsy Danger ditenagai
oleh sebuah inti reaktor nuklir, itu bisa
digunakan sebagai bom pengganti untuk
menghancurkan The Breach. Hasil dari ledakan
itu menghancurkan Striker Eureka dan
membunuh Pentecost dan Hansen, juga salah
satu Kaiju tapi hanya melukai yang satunya lagi.
Gipsy Danger membunuh Kaiju terakhir dan
menggunakan tubuhnya untuk membuka "The
Breach" . Saat di dalam, Raleigh mengeluarkan
kapsul penyelamat milik Mako dan mengatur
penghancuran diri sendiri Jaeger. Gipsy
Danger meledak di sisi lain portal dan
menghancurkan markas alien dan The Breach.
Raleigh berhasil melarikan diri dengan kapsul
penyelamat dan kembali ke bumi sebelum
portalnya runtuh. Kapsul penyelamat milik
Mako dan Raleigh muncul ke permukaan
dengan aman di Pasifik dan keduanya
berpelukan saat helikopter penyelamat tiba.
Dalam adegan kredit sesudahnya, Chau yang
masih hidup memotong perut Kaiju yang baru
lahir tadi untuk keluar.
Lihat Pula
Legendary Pictures
Daftar Film Amerika Serikat tahun 2013.
Catatan:
1. Sebutan untuk monster dalam bahasa
Jepang kaijū (怪獣 ?, "makhluk asing,
monster"). Tidak ada bentuk jamak dari
kata ini, tapi biasanya sering dibuat
dalam kata pinjaman bahasa Inggris agar
menyesuaikan dengan gaya penjamakannya.
Travis Beacham mengatakan kalau ia
yakin kalau keduanya (Kaiju dan Kaijus)
tidak akan jadi masalah dalam dunia di
film ini, walaupun dia lebih suka yang
pertama.
2. Nama untuk robotnya berasal dari
kata Jerman Jäger ("pemburu"). Dalam
bahasa Jerman, kata jamak dari kata
ini dibuat dalam karangan tertentu dan
lebih kepada sufiks kata itu sendiri
("der Jäger" artinya "pemburu" dan
"die Jäger" artinya "pemburu-pemburu")
. Karena ini adalah film berbahasa
Inggris, film ini secara spesifik
menggunakan jamak "Jaegers".

www.cwan2.blogspot.com

Read More ->>

Selasa, 21 Juni 2016

Sejarah kota Sampang dan Profil kota Sampang, madura

Luas wilayah:
1.152,04 km 2
Populasi
- Total
794.914 jiwa
- Kepadatan
690,01 jiwa/km 2
Demografi
- Kode area telepon
0323
Pembagian administratif
- Kecamatan
14
- Kelurahan
186
Simbol khas daerah
- Flora resmi
Jambu Mawar
- Fauna resmi
Kera Nepa

---Kabupaten Sampang---
Kabupaten Sampang adalah sebuah
kabupaten yang ada di sebelah utara bagian
timur dari pulau Jawa tepatnya di Pulau
Madura , Provinsi Jawa Timur , Indonesia.
Ibukotanya adalah Sampang.

---Sejarah---
Sejarah kuno Sampang hanya dikenal dari
beberapa prasasti dengan Sangkala Chandra.
Dalam tradisi Jawa, adalah suatu representasi
visual yang berbunyi hukuman empat kata yang
masing-masing menghasilkan angka. Ini
memberikan makna tanggal secara penanggalan
Saka.
Pertama candra Sangkala ditemukan di situs
Sumur Daksan di desa Dalpenang, membaca
angka 757 Saka atau 835 Masehi itu
menandakan adanya komunitas kaum Budha
yang dipimpin oleh Resi (guru spiritual) .
Sebuah candra kedua Sangkala , ditemukan
di situs Bujuk Nandi, di desa Kamoning
Kabupaten Sampang, yang terbaca sebagai
Saka 1301 atau 1379 M. Situs itu
menyebutkan adanya sebuah komunitas yang
dipimpin oleh seorang Resi bernama Durga
Shiva Mahesasura Mardhini. The Nandi
banteng adalah vahana atau kendaraan Dewa
Shiwa.
Sebuah candra ketiga Sangkala , ditemukan
di situs Pangeran Bangsacara di desa Polagan
, menandakan tahun 1383, ketika
pembangunan sebuah kuil Buddha dengan ber-
relief yang menceritakan kisah seorang
pangeran bernama Bangsacara dan berisi pesan
moral dan ajaran agama. Kita dapat
menyimpulkan keberadaan masyarakat Shaivite
dan Buddha di kabupaten Sampang antara
tahun 1379 dan 1383.
Sebuah candra keempat Sangkala ,
ditemukan di situs Pangeran Santomerto yang
menunjukkan tanggal kematian pangeran
Santomerto, paman Praseno dan hal ini sesuai
dengan tahun 1574.
Sebuah candra kelima Sangkala yang
terukir di sayap kiri dari portal utama makam
ibu Praseno di Madegan. Ini melambangkan
naga melalui kepala ke ekor dengan panah. Ini
melambangkan tahun 1546 Saka atau 1624 M.
Ini adalah tahun dimana Praseno diangkat
oleh Sultan Agung dengan gelar Pangeran
Cakraningrat I.
Berangkat dari temuan prasasti dan situs
itulah, akhirnya Pemkab Sampang menggelar
Seminar Penentuan Hari Jadi Kabupaten
Sampang. Yang diundang sebagai pembicara
antara lain, peneliti sejarah dari Fakultas
Sastra Jurusan Arkeologi Universitas Gajah
Mada (UGM) Jogjakarta.
Kesimpulan seminar, situs Sumur Daksan, Buju’
Nandi, Bangsacara, dan Pangeran Santo
Merto dinyatakan tidak bisa dijadikan sebagai
referensi. Alasannya, tidak ada bukti atau
referensi kepustakaan otentik yang mendukung.
Khusus prasasti Pangeran Santo Merto,
sebenarnya disertai bukti tulisan ahli sejarah
asal Belanda, HJ De Graff. Tapi, tulisan
tersebut dinyatakan tidak representatif
dijadikan dasar penetapan Hari Jadi
Kabupaten Sampang. Setelah melalui adu
argumentasi dan pengkajian ilmiah secara
mendalam, akhirnya situs Makam Rato Ebuh
yang ditetapkan sebagai acuan untuk
menentukan Hari Jadi Kabupaten Sampang,"
jelas Ali Daud Bey.
Babad Sampang
Pada Zaman Majapahit di Sampang
ditempatkan seorang Kamituwo yang
pangkatnya hanya sebagai patih, jadi boleh
dikatakan kepatihan yang berdiri sendiri.
Sewaktu Majapahit mulai mundur, di Sampang
berkuasa Ario Lembu Peteng atau terkenal
dengan sebutan Bondan Kejawan atau Ki
Ageng Tarub II atau Prabu Brawijaya VI,
Putera ke 14 dari Raja Majapahit Prabu
Bhre Kertabhumi atau Prabu Brawijaya V
atau Raden Alit dengan selirnya yaitu
Puteri Champa yang bernama Ratu Dworo
Wati atau Puteri Wandan Kuning. Lembu
Peteng akhirnya pergi memondok di Masjid
Ampel dan meninggal di sana.
Yang mengganti Kamituwo di Sampang adalah
putera yang tertua ialah Ario Menger yang
keratonnya tetap di Madekan. Menger
berputera 3 orang laki-laki ialah:
1. Ario Langgar,
2. Ario Pratikel (ia bertempat tinggal di
Pulau Gili Mandangin atau Pulau
Kambing ) dan
3. Ario Panengah yang bergelar Pulang
Jiwo bertempat tinggal di
Karangantang.
Ario Pratikel mempunyai anak perempuan yang
bernama Nyai Ageng Budo yang menikah
dengan Ario Pojok yang merupakan putera
dari Ario Kudut, Ario Kudut sendiri
merupakan putera dari Ario Timbul. Ario
Timbul merupakan putera dari hasil pernikahan
antara Menak Senojo dengan Nyai Peri
Tunjung Biru Bulan atau yang bergelar Puteri
Tunjung Biru Sari. Pernikahan antara Nyai
Ageng Budo dengan Ario Pojok membuahkan
keturunan yang bernama Kyai Demang
(Demangan adalah tempat kelahirannya).
Geografis
Kabupaten Sampang secara administrasi
terletak dalam wilayah Provinsi Jawa Timur
yang secara geografis terletak di antara 113o
08’ - 113o 39’ Bujur Timur dan 6o 05’ -
7 o 13’ Lintang Selatan. Kabupaten Sampang
terletak ± 100 Km dari Surabaya, dapat
dengan melalui Jembatan Suramadu kira-kira
1,5 jam atau dengan perjalanan laut kurang
lebih 45 menit dilanjutkan dengan perjalanan
darat ± 2 jam.
Batas Kabupaten
Utara
Laut Jawa
Selatan
Selat Madura
Barat
Kabupaten Bangkalan
Timur
Kabupaten Pamekasan
Secara keseluruhan Kabupaten Sampang
mempunyai luas wilayah sebanyak 1.233,30
Km2. Proporsi luasan 14 kecamatan terdiri
dari 6 kelurahan dan 180 Desa. Kecamatan
Banyuates dengan luas 141,03 Km2 atau 11,44
% yang merupakan Kecamatan terluas,
sedangkan Kecamatan terkecil adalah
Pangarengan dengan luas hanya 42,7 Km2
(3,46 %).

---Pemerintahan---
Kepala Daerah.
Artikel utama untuk bagian ini adalah:
---> Daftar Bupati Sampang
Perwakilan
DPRD Kabupaten Sampang hasil Pemilu 2014.

---Pembagian administratif---
Kecamatan

√ Banyuates
20
69263
√ Camplong
14
69281
√ Jrengik
14
69272
√ Karang Penang
7
69254
√ Kedungdung
18
69252
√ Ketapang
14
69261
√ Omben
20
69291
√ Pangarengan
6
69271
√ Robatal
9
69254
√ Sampang
18
69211-69216
√ Sokobanah
12
69262
√ Sreseh
12
69273
√ Tambelangan
10
69253
√ Torjun
12
69271

---Desa---
Kecamatan Banyuates
1. Kelurahan/Desa Asem Jaran (Kodepos :
69263)
2. Kelurahan/Desa Banyuates (Kodepos :
69263)
3. Kelurahan/Desa Batioh (Kodepos :
69263)
4. Kelurahan/Desa Jatra Timur (Kodepos
: 69263)
5. Kelurahan/Desa Kembang Jeruk
(Kodepos : 69263)
6. Kelurahan/Desa Lar Lar (Kodepos :
69263)
7. Kelurahan/Desa Masaran (Kodepos :
69263)
8. Kelurahan/Desa Montor (Kodepos :
69263)
9. Kelurahan/Desa Morbatoh (Kodepos :
69263)
10. Kelurahan/Desa Nagasareh (Kodepos :
69263)
11. Kelurahan/Desa Nepa (Kodepos :
69263)
12. Kelurahan/Desa Olor (Kodepos :
69263)
13. Kelurahan/Desa Planggaran Barat
(Kodepos : 69263)
14. Kelurahan/Desa Planggaran Timur
(Kodepos : 69263)
15. Kelurahan/Desa Tapaan (Kodepos :
69263)
16. Kelurahan/Desa Tebanah (Kodepos :
69263)
17. Kelurahan/Desa Terosan (Kodepos :
69263)
18. Kelurahan/Desa Tlagah (Kodepos :
69263)
19. Kelurahan/Desa Tolang (Kodepos :
69263)
20. Kelurahan/Desa Trapang (Kodepos :
69263)
Kecamatan Camplong
1. Kelurahan/Desa Anggersek (Kodepos :
69281)
2. Kelurahan/Desa Banjar Tabulu
(Kodepos : 69281)
3. Kelurahan/Desa Banjar Talela (Kodepos
: 69281)
4. Kelurahan/Desa Batu Karang (Kodepos
: 69281)
5. Kelurahan/Desa Dharma Camplong
(Kodepos : 69281)
6. Kelurahan/Desa Dharma Tanjung
(Kodepos : 69281)
7. Kelurahan/Desa Madupat (Kodepos :
69281)
8. Kelurahan/Desa Pamolaan (Kodepos :
69281)
9. Kelurahan/Desa Plampaan (Kodepos :
69281)
10. Kelurahan/Desa Prajjan (Kodepos :
69281)
11. Kelurahan/Desa Rabasan (Kodepos :
69281)
12. Kelurahan/Desa Sejati (Kodepos :
69281)
13. Kelurahan/Desa Taddan (Kodepos :
69281)
14. Kelurahan/Desa Tambaan (Kodepos :
69281)
Kecamatan Jrengik
1. Kelurahan/Desa Asem Nonggal
(Kodepos : 69272)
2. Kelurahan/Desa Asem Raja (Kodepos :
69272)
3. Kelurahan/Desa Bancelok (Kodepos :
69272)
4. Kelurahan/Desa Buker (Kodepos :
69272)
5. Kelurahan/Desa Jrengik (Kodepos :
69272)
6. Kelurahan/Desa Jungkarang (Kodepos :
69272)
7. Kelurahan/Desa Kalangan Prao
(Kodepos : 69272)
8. Kelurahan/Desa Kotah (Kodepos :
69272)
9. Kelurahan/Desa Majangan (Kodepos :
69272)
10. Kelurahan/Desa Margantoko (Kodepos
: 69272)
11. Kelurahan/Desa Mlaka (Kodepos :
69272)
12. Kelurahan/Desa Panyepen (Kodepos :
69272)
13. Kelurahan/Desa Plakaran (Kodepos :
69272)
14. Kelurahan/Desa Taman (Kodepos :
69272)
Kecamatan Karang Penang
1. Kelurahan/Desa Bluuran (Blu Uran)
(Kodepos : 69254)
2. Kelurahan/Desa Bulmatet (Kodepos :
69254)
3. Kelurahan/Desa Gunung Kesan
(Kodepos : 69254)
4. Kelurahan/Desa Karang Penang Oloh
(Kodepos : 69254)
5. Kelurahan/Desa Karang Penang Onjur
(Kodepos : 69254)
6. Kelurahan/Desa Poreh (Kodepos :
69254)
7. Kelurahan/Desa Tlambah (Kodepos :
69254)
Kecamatan Kedungdung
1. Kelurahan/Desa Bajrasokah (Kodepos :
69252)
2. Kelurahan/Desa Banjar (Kodepos :
69252)
3. Kelurahan/Desa Banyukapah (Kodepos :
69252)
4. Kelurahan/Desa Batoporo Barat
(Kodepos : 69252)
5. Kelurahan/Desa Batoporo Timur
(Kodepos : 69252)
6. Kelurahan/Desa Daleman (Kodepos :
69252)
7. Kelurahan/Desa Gunung Eleh (Kodepos
: 69252)
8. Kelurahan/Desa Kedungdung (Kodepos :
69252)
9. Kelurahan/Desa Komis (Kodepos :
69252)
10. Kelurahan/Desa Kramat (Kodepos :
69252)
11. Kelurahan/Desa Muktesareh
(Moktesareh) (Kodepos : 69252)
12. Kelurahan/Desa Nyeloh (Kodepos :
69252)
13. Kelurahan/Desa Ombul (Kodepos :
69252)
14. Kelurahan/Desa Pajeruan (Kodepos :
69252)
15. Kelurahan/Desa Palenggiyan (Palenggian)
(Kodepos : 69252)
16. Kelurahan/Desa Pasarenan (Kodepos :
69252)
17. Kelurahan/Desa Rabasan (Kodepos :
69252)
18. Kelurahan/Desa Rohayu (Kodepos :
69252)
Kecamatan Ketapang
1. Kelurahan/Desa Banyusokah (Kodepos :
69261)
2. Kelurahan/Desa Bira Barat (Kodepos :
69261)
3. Kelurahan/Desa Bunten Barat
(Kodepos : 69261)
4. Kelurahan/Desa Bunten Timur
(Kodepos : 69261)
5. Kelurahan/Desa Karang Anyar (Kodepos
: 69261)
6. Kelurahan/Desa Ketapang Barat
(Kodepos : 69261)
7. Kelurahan/Desa Ketapang Daya
(Kodepos : 69261)
8. Kelurahan/Desa Ketapang Laok
(Kodepos : 69261)
9. Kelurahan/Desa Ketapang Timur
(Kodepos : 69261)
10. Kelurahan/Desa Pancor (Kodepos :
69261)
11. Kelurahan/Desa Pangereman (Kodepos :
69261)
12. Kelurahan/Desa Paopale Daya (Kodepos
: 69261)
13. Kelurahan/Desa Paopalelaok (Kodepos :
69261)
14. Kelurahan/Desa Rabiyan (Kodepos :
69261)
Kecamatan Omben
1. Kelurahan/Desa Angsokah (Kodepos :
69291)
2. Kelurahan/Desa Astapah (Kodepos :
69291)
3. Kelurahan/Desa Gersempal (Kodepos :
69291)
4. Kelurahan/Desa Jrangoan (Jranguan)
(Kodepos : 69291)
5. Kelurahan/Desa Kamondung (Kodepos :
69291)
6. Kelurahan/Desa Karang Gayam
(Kodepos : 69291)
7. Kelurahan/Desa Karang Nangger
(Kodepos : 69291)
8. Kelurahan/Desa Kebun Sareh (Kodepos
: 69291)
9. Kelurahan/Desa Madulang (Kodepos :
69291)
10. Kelurahan/Desa Meteng (Kodepos :
69291)
11. Kelurahan/Desa Napo Daya (Napa
Daya) (Kodepos : 69291)
12. Kelurahan/Desa Napolaok (Napa Laok)
(Kodepos : 69291)
13. Kelurahan/Desa Omben (Kodepos :
69291)
14. Kelurahan/Desa Pandan (Kodepos :
69291)
15. Kelurahan/Desa Rapa Daya (Kodepos :
69291)
16. Kelurahan/Desa Rapa Laok (Kodepos :
69291)
17. Kelurahan/Desa Rongdalem
(Rongdalam) (Kodepos : 69291)
18. Kelurahan/Desa Sogiyan (Sogian)
(Kodepos : 69291)
19. Kelurahan/Desa Tambak (Kodepos :
69291)
20. Kelurahan/Desa Temoran (Kodepos :
69291)
Kecamatan Pangarengan
1. Kelurahan/Desa Apaan (Kodepos :
69271)
2. Kelurahan/Desa Gulbung (Kodepos :
69271)
3. Kelurahan/Desa Pacanggaan (Kodepos :
69271)
4. Kelurahan/Desa Pangarengan (Kodepos :
69271)
5. Kelurahan/Desa Panyerangan
(Panyirangan) (Kodepos : 69271)
6. Kelurahan/Desa Ragung (Kodepos :
69271)
Kecamatan Robatal
1. Kelurahan/Desa Bapelle (Kodepos :
69254)
2. Kelurahan/Desa Gunung Rancak
(Kodepos : 69254)
3. Kelurahan/Desa Jelgung (Kodepos :
69254)
4. Kelurahan/Desa Lepelle (Kodepos :
69254)
5. Kelurahan/Desa Pandiyangan (Kodepos :
69254)
6. Kelurahan/Desa Robatal (Kodepos :
69254)
7. Kelurahan/Desa Sawah Tengah
(Kodepos : 69254)
8. Kelurahan/Desa Torjunan (Kodepos :
69254)
9. Kelurahan/Desa Tragih (Kodepos :
69254)
Kecamatan Sampang
1. Kelurahan/Desa Dalpenang (Kodepos :
69212)
2. Kelurahan/Desa Polagan (Kodepos :
69215)
3. Kelurahan/Desa Aeng Sareh (Kodepos :
69216)
4. Kelurahan/Desa Banyuanyar (Kodepos :
69216)
5. Kelurahan/Desa Banyumas (Kodepos :
69216)
6. Kelurahan/Desa Baruh (Kodepos :
69216)
7. Kelurahan/Desa Gunung Maddah
(Kodepos : 69216)
8. Kelurahan/Desa Gunung Sekar
(Kodepos : 69216)
9. Kelurahan/Desa Kamoning (Kodepos :
69216)
10. Kelurahan/Desa Karang Dalem (Kodepos
: 69216)
11. Kelurahan/Desa Pangelen (Kodepos :
69216)
12. Kelurahan/Desa Panggung (Kodepos :
69216)
13. Kelurahan/Desa Paseyan (Kodepos :
69216)
14. Kelurahan/Desa Pekalongan
(Pakalongan) (Kodepos : 69216)
15. Kelurahan/Desa Pulau Mandangin
(Mandingan) (Kodepos : 69216)
16. Kelurahan/Desa Rong Tengah (Kodepos
: 69211)
17. Kelurahan/Desa Taman Sareh (Kodepos
: 69216)
18. Kelurahan/Desa Tanggumong (Kodepos :
69216)
Kecamatan Sokobanah
1. Kelurahan/Desa Bira Tengah (Kodepos
: 69262)
2. Kelurahan/Desa Bira Timur (Kodepos :
69262)
3. Kelurahan/Desa Sokobanah Daya
(Kodepos : 69262)
4. Kelurahan/Desa Sokobanah Laok
(Kodepos : 69262)
5. Kelurahan/Desa Sokobanah Tengah
(Kodepos : 69262)
6. Kelurahan/Desa Tamberu Barat
(Kodepos : 69262)
7. Kelurahan/Desa Tamberu Daya
(Kodepos : 69262)
8. Kelurahan/Desa Tamberu Laok
(Kodepos : 69262)
9. Kelurahan/Desa Tamberu Timur
(Kodepos : 69262)
10. Kelurahan/Desa Tobai Barat (Kodepos
: 69262)
11. Kelurahan/Desa Tobai Tengah
(Kodepos : 69262)
12. Kelurahan/Desa Tobai Timur (Kodepos
: 69262)
Kecamatan Sreseh
1. Kelurahan/Desa Bangsah (Kodepos :
69273)
2. Kelurahan/Desa Bundah (Kodepos :
69273)
3. Kelurahan/Desa Disanah (Kodepos :
69273)
4. Kelurahan/Desa Junuk (Junok)
(Kodepos : 69273)
5. Kelurahan/Desa Klobur (Kodepos :
69273)
6. Kelurahan/Desa Labang (Kodepos :
69273)
7. Kelurahan/Desa Labuhan (Kodepos :
69273)
8. Kelurahan/Desa Marparan (Kodepos :
69273)
9. Kelurahan/Desa Noreh (Kodepos :
69273)
10. Kelurahan/Desa Plasah (Kodepos :
69273)
11. Kelurahan/Desa Sreseh (Kodepos :
69273)
12. Kelurahan/Desa Taman (Kodepos :
69273)
Kecamatan Tambelangan
1. Kelurahan/Desa Banjar Billah (Kodepos
: 69253)
2. Kelurahan/Desa Barung Gagah
(Kodepos : 69253)
3. Kelurahan/Desa Batorasang
(Baturasang) (Kodepos : 69253)
4. Kelurahan/Desa Beringin (Bringin)
(Kodepos : 69253)
5. Kelurahan/Desa Birem (Kodepos :
69253)
6. Kelurahan/Desa Karang Anyar (Kodepos
: 69253)
7. Kelurahan/Desa Mambulu Barat
(Kodepos : 69253)
8. Kelurahan/Desa Samaran (Kodepos :
69253)
9. Kelurahan/Desa Somber (Kodepos :
69253)
10. Kelurahan/Desa Tambelangan (Kodepos
: 69253)
Kecamatan Torjun
1. Kelurahan/Desa Bringin Nonggal
(Kodepos : 69271)
2. Kelurahan/Desa Dulang (Kodepos :
69271)
3. Kelurahan/Desa Jeruk Porot (Kodepos
: 69271)
4. Kelurahan/Desa Kanjar (Kodepos :
69271)
5. Kelurahan/Desa Kara (Kodepos :
69271)
6. Kelurahan/Desa Kodak (Kodepos :
69271)
7. Kelurahan/Desa Krampon (Kodepos :
69271)
8. Kelurahan/Desa Pangongsean (Kodepos :
69271)
9. Kelurahan/Desa Patapan (Kodepos :
69271)
10. Kelurahan/Desa Patarongan (Kodepos :
69271)
11. Kelurahan/Desa Tanah Merah
(Kodepos : 69271)
12. Kelurahan/Desa Torjun (Kodepos :
69271)
Kabupaten Sampang mempunyai 1 buah pulau
berpenghuni yang terletak di sebelah selatan
Kecamatan Sampang. Nama pulau tersebut
adalah Pulau Mandangin, luas Pulau Mandangin
sebesar 1,650 km2. Akses transportasi ke
Pulau Mandangin adalah dengan menggunakan
transportasi air dalam hal ini adalah perahu
motor yang berada di Pelabuhan Tanglok.
Perjalanan dari Pelabuhan Tanglok menuju
Pulau Mandangin ini membutuhkan waktu ±
30 menit Masakan khas kota ini adalah kaldu .
Selain itu makanan khasnya adalah nasi jagung.

---Pulau---

√ Pulau Mandangin
1,650 km 2
Berpenghuni
Penduduk
Jumlah penduduk berdasarkan BPS
Kabupaten Sampang pada tahun 2005
sejumlah 794.914 jiwa.
Jumlah penduduk berdasarkan BPS
Kabupaten Sampang pada tahun 2008
sejumlah 870.365 jiwa.
Jumlah penduduk berdasarkan BPS
Kabupaten Sampang pada tahun 2009
sejumlah 864.798 jiwa.
Jumlah penduduk berdasarkan BPS
Kabupaten Sampang pada tahun 2010
sejumlah 876.950 jiwa.

---Tempat-tempat wisata---
Pulau Mandangin
Pantai Camplong
Kuburan Madegan
Waduk Klampis Desa Kramat kecamatan
Kedungdung
Air terjun Toroan
Rimba monyet - Nepa Raden segoro
Reruntuhan Pababaran
Pemandian Sumber Otok
Wisata Alam Goa Lebar
Monumen Sampang
Situs Pababaran Trunojoyo
Situs Ratoh Ebuh
Sumur Daksan
Situs Makam Pangeran Santo Merto
Situs Makam Bangsacara dan Ragapatmi
Situs Makam Sayyid Ustman Bin Ali Bin
Abdillah Al-Habsyi.

---Seni dan Budaya---
Gumbeg'en :
Kata "gumbak" dalam bahasa Madura berati
mengaduk-aduk air kolam (sungai) sehingga
menimbulkan ombak atau gelombang.
Selanjutnya istilah ”gumbak” yang terkait
dengan upacara sakral di desa Banjar
(Kecamatan Kedungdung) berhubungan dengan
tradisi ”baceman” yang artinya membersihkan
dan menyucikan pusaka (senjata tradisional).
Senjata tradisional yang dimaksudkan
berjumlah 24 senjata / pusaka Kapankah
tradisi ini dicetuskan, tidak ada orang yang
mengetahui secara pasti. Konon diyakini oleh
masyarakatnya bahwa tradisi ini telah
berlangsung ratusan tahun lamanya, bahkan ada
yang meyakini telah berlangsung dua abad
lamanya. Dua orang tokoh sakti yang namanya
selalu disebut-sebut ialah Buju' Toban dan
Buju' Bung Kenek. Berasal dari manakah dua
orang tokoh yang dimitoskan sakti tersebut,
juga tidak di ketahui secara pasti.
Masyarakat mayakini kedua tokoh sakti
tersebut berasal dan Banjar (wilayah
Kalimantan), yakni tokoh pelarian perang pada
tempo dulu yang akhimya menetap di desa
tersebut (desa Banjar) Kecamatan
Kedungdung. Kedua tokoh tersebut dikenal
ahli membuat senjata sakti, dengan bahan
baku tanah Iiat (lempung) Karena kesaktiannya,
dan mantra-mantra yang dimilikinya maka
senjata atau tersebut menjadi amat kuat,
dapat digunakan untuk berburu binatang buas
dan dapat pula untuk melindungi warga
masyarakat bila ada musuh atau gangguan
binatang buas.
Bentuk senjata (pusaka) tradisional itu amat
beragam, misalnya berbentuk tombak, clurit,
pedang, linggis dan pisau bermata dua. Jumlah
senjata tradisional itu semula sebanyak 50,
tetapi yang tersisa pada tangan anak cucu
kedua tokoh tersebut hanya 24 senjata. Ke
manakah raibnya yang lain (26 senjata)?
Tampaknya warga masyarakat tidak ada yang
mengetahuinya. Senjata tersebut merupakan
warisan budaya dan warisan keluarga anak
cucu kedua tokoh tersebut.
Berdasarkan wasiat lisan leluhurnya, senjata
tradisional tersebut tidak diperkenankan
untuk dipindah-tangankan (dijual atau dimiliki
orang lain yang bukan keturunannya). Sampai
sekarang ini, senjata tersebut tetap disimpan
di belakang Masjid Banjar. Upacara gumbak
dilaksanakan bersamaan dengan upacara bersih
desa, setahun sekali.
Pada masa tertentu, misalnya kemarau panjang,
upacara ini dapat dilaksanakan sambil
melaksanakan Shalat Istisqa'. Tujuan upacara
tersebut untuk mengucapkan syukur kepada
Allah SWT, dan memohon agar desa tersebut
diberi kesuburan tanah, kemakmuran dan
ketentraman. Tempat upacara secara rutin
telah ditetapkan yaitu di Buju' Tenggina,
tanah Galis atau tanah paokalan (tanah
tempat pertarungan pendekar). Pendekar yang
memenangkan pertarungan di Paokalan
dinyatakan sebagai patriot pembela/penjaga
keamanan desa di Buju' Toban, Buju' Bundaya
dan Buju' Banjar. (Bahasa Madura okol =
pertarungan bela diri / semacam olah raga
bela diri).
Perlengkapan Upacara :
Tumpeng lengkap (dengan ubarampe/
perlengkapan tertentu)
Senjata pusaka gumbak yang berjumlah 24
macam.
Kambing hitam berkaki putih (upacara
korban).
Alat pemukul untuk pertarungan bela diri
(Okolan) atau alas pertarungan di antara
dua tokoh/satria.
Seperangkat gamelan (pengiring upacara).
Umbul-umbul (pads mass sekarang ditambah
pengeras suara).
Dupa / kemenyan.
Air Bunga.
Pelaksanaan upacara di atas dipimpin oleh
tokoh masyarakat / pemuka agama. Biasanya
sebelum upacara diadakan pembacaan Khatmil
Qur'an / Khatam Al Qur'an, dalam rangkaian
memohon ampunan dan ridho dari Yang Maha
Kuasa Allah SWT.
Penyelenggaraan Upacara (Tata Urut
Upacara) :
1. Tahap Awal , Acara Gundeggan Pada
tahap awal adalah kegiatan mengundang
segenap tokoh masyarakat, warga desa
dan tokoh ulama untuk mengadakan
persiapan upacara. Musyawarah ini
diadakan di tanah Galis (tempat
paokolan). Persiapan pemberangkatan
dlikuti oleh sejumlah remaja putri desa,
warga masyarakat dan tokoh ulama dari
masing-masing pedukuhan.
2. Tahap Rerembagan Pada tahap
rerembagan adalah tahap musyawarah
yang secara rutin diadakan di tanah
Galis. Masalah yang mereka bahas
meliputi persiapan upacara. Perlengkapan
upacara, tujuan untuk melestarikan
tradisi Radat Gumbak.
3. Tahap Korbanan. Korbanan adalah
acara penyembelihan kambing hitam
mulus yang berkaki putih. Tempat
pengorbanan kambing di tanah Galis
(sesudah musyawarah). Daging kambing
korban dibagi-bagikan ke segenap warga
desa, selanjutnya daging ditanam di
depan rumah (halaman rumah).
Difungsikan sebagai penolak bala'.
Selanjutnya demi kemakmuran, warga
desa mengisi kas/keuangan desa.
4. Tahap Okolan / Pertarungan Tokoh.
Kegiatan bela diri atau Okolan ini
untuk menetapkan satria / tokoh
pembela keamanan desa. Tokoh bela
diri (okolan) ini sering menjadl
"gandrungan" atau idola remaja putri
desa. Okolan diakhiri dengan
pengalungan ketupat bagi tokoh yang
telah dikalahkan.
5. Tahap Tafakkuran dan Taqarruban .
Upacara sakral diikuti oleh seluruh
warga, dipimpin oleh tokoh ulama yakni
melaksanakan dzikir dan do'a-do'a.
Dalam upacara ini situasi amat hening,
khidmat dan khusuk agar memperoleh
limpahan Rahmat dan Hidayah-Nya,
serta warga desa Banjar memperoleh
ampunan atas dosa-dosanya. Seusai do'a,
tumpeng dibagi-bagikan kepada segenap
warga yang menghadiri upacara Rokat -
Gumbak.
6. Upacara Bacemman. Bacemman adalah
penyucian (pensucian) dan pembersian
senjata tradisional (pusaka) yang
berjumlah 24 macam. Masing-masing
senjata dicuci, diasapi dengan
kemenyan/dupa, dan dibawa berkeliling
di tempat upacara sambil meliuk-liukkan
badan, dengan iringan "Tabbuwan
Calo' (tabuhan mulut/ lisan)" kemudian
dilanjutkan dengan "tarian kenca". Pada
waktu itu para ulama dipersilahkan
meninggalkan tempat upacara.
7. Terbangan Sebagai upacara tahap
akhir acara hiburan, dengan musik
rebana yang lebih populer dengan
sebutan musik rebana yang lebih populer
dengan sebutan "terbangan", atau
tarian "Hadrah Jidhor". Seusai dari
tanah Galis menuju ke tempat
penyimpanan pusaka (rumah dibelakang
masjid Banjar).

---Perusahaan Migas di Kabupaten Sampang---
Santos Sampang Pty.Ltd
Singapore Petroleum Company Limited
(SPC) - Keppel Corporation - PetroChina
Group
Cue Sampang Pty Ltd
PT Petrogas Oyong Jatim
PT Sampang Mandiri Perkasa (SMP)
BUMD Sampang
PT Sampang Sarana Shorebase (PT SSS)
,
PT Geliat Sampang Mandiri (PT GSM),
PT Sampang Mandiri Perkasa (PT SMP),
PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah
Bakti Artha Sejahtera Sampang (PT
BPRS BASS)
Ladang Minyak dan Gas Bumi di Sampang
Sumur Gas Oyong I
Utilitas
Panjang Jalan Total : 50.74 km

---Air Bersih---
PDAM Sampang
Jl. Rajawali No. 38 Sampang
Jalan
PU Cipta Karya Sampang
345.29 Km / 50.74 Km

---Listrik---
PLN Unit Sampang
Teks sel
Telekomunikasi
Telkom Unit Sampang
Teks sel

---Bandara Udara---
Ada berupa SLH Heliport
Di Shorebase Camplong & Lapangan wijaya kusuma

---Terminal Regional---
Jl. Teuku Umar

---Stasiun Kereta Api---
Pernah ada sampai th 1983

---Rumah Sakit Daerah---
RSUD Sampang
Jl Rajawali No 10 Sampang
69214. Telp: 0323 323956 Fax: 0323
324956

---Tempat Pelelangan Ikan Pelabuhan TPI---
Tanglok

---Pengadilan Negeri---
Ada
Jl Jaksa Agung Suprapto No. 74 Sampang
Lembaga Pemasyarakatan
Ada
Jl Wahid Hasyim No. 151

---Pasar Kota---
ada
Pasar Sri Mangunan, Pasar Dek Gedek
Pasar Kecamatan
ada
Pasar Sentol - Kedungdung, Pasar Omben,
Pasar Tambelangan, Pasar Torjun,
---Adipati yang pernah berkuasa di Sampang---
Era Awal Berdiri
Ario Lembu Peteng ( Ki Ageng Tarub II)
atau Bondan Kejawan (1478 - )
Ario Menger
Ario Pratikel
Raden Ario Pojok atau Kyai Demang
Era Penguasaan Sampang - Kerajaan Kecil
Kyai Adipati Pramono
Adipati Nugeroho (Bonorogo) ( - 1530)
Adipati Pamadekan (1592 - 1623)
Pangeran Adipati Mertosari (1623 - 1624)
Era Kerajaan Madura - Kedudukan di
Sampang
Raden Temenggung Purbonegoro (1680 - )
Raden Ario Purwonegoro Ganta’
Raden Ario Purbonegoro (Raden Demang
Panjang Suro )
Raden Tumenggung Purbonegoro / Minggu
(Gung Purbo )
Raden Ario Meloyo Koesumo (Penguasa
Terakhir)
Era Penjajahan Belanda (sejak 01
Nopember 1885)
Raden Ario Koesuma Adiningrat
Temenggung - Bupati ke I (1885 -)
Raden Ario Temenggung Candra Negoro -
Bupati ke II
Raden Ario Adipati Secodiningrat - Bupati
ke III (... - 1913)
Raden Tumenggung Ario Suryowinoto -
Bupati ke IV (1913 - 1918)
Raden Temenggung Kartoamiprojo - -
Bupati ke V (1918 -1923)
Raden Tumenggung Ario Sosrowinoto - -
Bupati ke VI (1929 - 1931)
Era Penjajahan Jepang
Dari tahun 1931 sampai 1949, Sampang hanya
berupa kawedanan dan merupakan subdivisi
dari Kabupaten Pamekasan
Wedana Raden Abdul Gafur - Sampang
dalam pendudukan jepang berstatus
kawedanan (1942 – 1945)
Era Pasca Kemerdekaan Tahun 1945
Sampang berstatus Kawedanan
Wedana Raden Abdul Gafur - Negara
Madura (20 Februari 1948 – 4 Maret
1950)
Sampang berstatus Kabupaten
Bupati Raden Panji Muhammad Saleh
Kusumowinoto (1948 – 1950)
Era Kembali ke Pemerintahan R.I
Madura bergabung dengan Negara Kesatuan
R.I tanggal 9 Maret 1950
Sampang Berstatus Kabupaten :
Bupati Pertama (RT. Moh. Iksan 1950 –
1952)
Bupati Kedua (R. Suharjo 1953 – 1956)
Bupati Ketiga (K.H. Achmad Zaini 1957 –
1959)
Bupati Keempat (M. Walihadi 1960 –
1965)
Bupati Kelima (Faudzan Hafidz Suroso,
B.A 1966 – 1971)
Bupati Keenam (Jusuf Oenik 1971 – 1978)
Bupati Ketujuh (Mursim 1978 – 1985)
Bupati Kedelapan (Makbul 1985 – 1990)
Bupati Kesembilan(R. Bagus Hinayana 1990
– 1995)
Bupati Kesepuluh (Fadhilah Budiono,
periode pertama 1995 – 2000)
Bupati Kesepuluh (Fadhilah Budiono,periode
kedua 2001 – 2006)
Bupati Kesebelas (Noer Tjahja 2008 –
2013)
Bupati Keduabelas (Fannan Hasib 2013
- ........)
Tokoh Terkenal dari Sampang
Raden Segoro
Raden Praseno ( Cakraningrat I, Raja
pertama madura barat dengan sistem
pemerintahan berstruktur)
Pangeran Trunojoyo / Nila Prawita
Halim Perdana Kusuma , Sampang, 18
November 1922
Mohammad Noer , Sampang 13 Januari
1918
Mahfud MD [8] , Omben Madura,13 Mei
1957.
Ahmad Wahib ((lahir di Sampang, 9
November 1942 – meninggal di Jakarta, 31
Maret 1973 pada umur 30 tahun) dikenal
sebagai pemikir dan pembaharuan Islam)
Fadhilah Budiono
Andik Dwi Ramadhan
Media
Radio Amanah Fm
Kabar Madura
Radar Bangkalan (Radar Madura| Jawa
Pos Grup)
---Portal Madura
Referensi---
1. "Perpres No. 10 Tahun 2013" .
2013-02-04. Diakses tanggal
2013-02-15.
2. Kabupaten Sampang articles.portal-
tol.net
3. Profil Kabupaten Sampang
kemendagri.go.id
4. Sejarah Sampang sampangkab.go.id
5. Benda Pusaka Bernilai Sejarah di
Sampang Tidak Terurus Dengan Baik
rri.co.id
6. Babad Madura (Sampang)
lontar.ui.ac.id
7. Gerbang Pulau Madura
pulaumadura.com
8. Mahfud MD Tokoh Kelahiran
Omben Yang Rendah Hati


Read More ->>

Sejarah Berdirinya "Gang Dolly" di Surabaya, Jatim

Assalamualaikum,wr.wb.

Kali ini ane mau ceritain nih gimana sejarah berdirinya "Gang Dolly" di surabaya.
Cekidot........

----> Sebagian besar di seluruh
negara tepatnya di kota-kota besar ada lokasi
prostitusi. Termasuk Indonesia, siapa tak kenal
dengan kawasan Dolly yang berada disudut
kota Surabaya, Jawa Timur.
Konon, Dolly di lokalisasi pelacuran disebut-
sebut yang terbesar se-Asia Tenggara. Betapa
tidak, sedikitnya 9.000 lebih pelacur numplek
jadi satu di kawasan tersebut. Pria hidung
belang kalangan atas hingga bawah tak sulit
ditemukan di kawasan Dolly. Tidak hanya
penduduk lokal, wisatawan asing pun tak jarang
datang ke sini sekadar untuk memuaskan
birahi.
Kendati begitu, benar atau tidak, belum ada
catatan pembanding resmi dengan kompleks
lokalisasi di negeri lain, misalnya; kawasan Phat
Pong di Bangkok, Thailand dan Geylang di
Singapura.
Lokalisasi ini hampir menyelimuti seluruh jalan
di kawasan itu. Bahkan, Dolly lebih dikenal
ketimbang kota Surabaya sendiri. Para bule
yang sering mangkal di Bali pun kerap
menyeberang ke Surabaya hanya untuk
'menjajal' wanita-wanita malam yang dijajakan di
Dolly.
Bicara soal Dolly, tak banyak yang tahu
tentang bagaimana sejarah lokalisasi ini berdiri
hingga bisa besar dan terkenal seperti
sekarang.
Sejarah mencatat, kawasan Dolly rupanya
dahulu adalah tempat pemakaman warga
Tionghoa pada zaman penjajahan Belanda.
Namun pemakaman ini disulap oleh seorang
Noni Belanda bernama Dolly sebagai tempat
prostitusi khusus bagi para tentara negeri
kincir angin itu. Bahkan keturunan tante Dolly
juga disebut-sebut masih ada hingga kini malah
tidak meneruskan bisnis esek-esek ini.
Sebagai pencetus komplek lokalisasi di Jalan
Jarak, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan
Sawahan, Kota Surabaya ini maka perempuan
dengan sebutan tante Dolly itu kemudian
dikenal sebagai tokoh melegenda tentang asal
muasal terbentuknya gang lokalisasi prostitusi
tersebut.
Dalam beberapa kisah tutur masyarakat
Surabaya, awal pendiriannya, tante Dolly hanya
menyediakan beberapa gadis untuk menjadi
pekerja seks komersial. Melayani dan
memuaskan syahwat para tentara Belanda.
Seiring berjalannya waktu, ternyata pelayanan
para gadis asuhan tante Dolly tersebut mampu
menarik perhatian para tentara untuk datang
kembali.
Dalam perkembangannya, gang Dolly semakin
dikenal masyarakat luas. Tidak hanya prajurit
Belanda saja yang berkunjung, namun warga
pribumi dan saudagar yang berdagang di
Surabaya juga ikut menikmati layanan PSK.
Sehingga kondisi tersebut berpengaruh kepada
kuantitas pengunjung dan jumlah PSK.
Dolly juga menjelma menjadi kekuatan dan
sandaran hidup bagi penduduk di sana.
Terdapat lebih dari 800 wisma esek-esek,
kafe dangdut dan panti pijat plus yang
berjejer rapi. Setidaknya setiap malam sekitar
9.000 lebih penjaja cinta, pelacur di bawah
umur, germo, ahli pijat siap menawarkan
layanan kenikmatan kepada para pengunjung.
Tidak hanya itu, Dolly juga menjadi tumpuan
hidup bagi ribuan pedagang kaki lima, tukang
parkir, dan calo prostitusi. Semua saling
berkait menjalin sebuah simbiosis mutualisme.
Kisah lain tentang Dolly juga pernah ditulis
Tjahjo Purnomo dan Ashadi Siregar dalam
buku berjudul "Dolly: Membedah Dunia
Pelacuran Surabaya, Kasus Kompleks Pelacuran
Dolly" yang diterbitkan Grafiti Pers, April
1982. Dalam buku itu disebutkan dulu kawasan
Dolly merupakan makam Tionghoa, meliputi
wilayah Girilaya, berbatasan dengan makam
Islam di Putat Gede.
Baru sekitar tahun 1966 daerah itu diserbu
pendatang dengan menghancurkan bangunan-
bangunan makam. Makam China itu tertutup
bagi jenazah baru, dan kerangka lama harus
dipindah oleh ahli warisnya. Ini mengundang
orang mendapatkan tanah bekas makam itu,
baik dengan membongkar bangunan makam,
menggali kerangka jenazah, atau cukup
meratakan saja.
Setahun kemudian, 1967, muncul seorang
pelacur wanita bernama Dolly Khavit di
kawasan makam Tionghua tersebut. Dia
kemudian menikah dengan pelaut Belanda,
pendiri rumah pelacuran pertama di jalan yang
sekarang bernama Kupang Gunung Timur I.
Wisma miliknya antara lain bernama T, Sul,
NM, dan MR. Tiga di antara empat wisma
itu disewakan pada orang lain. Demikian asal
muasal nama Dolly.
Dolly semakin berkembang pada era tahun
1968 dan 1969. Wisma-wisma yang didirikan di
sana semakin banyak. Adapun persebarannya
dimulai dari sisi jalan sebelah barat, lalu
meluas ke timur hingga mencapai sebagian
Jalan Jarak.
Belakangan, ramai dibicarakan bahwa tempat
prostitusi ini bakal ditutup oleh pemerintah
setempat. Wali Kota Surabaya Tri
Rismaharini menjadi salah satu aktor utama
yang ingin jika tempat-tempat lokalisasi di
kawasan Surabaya ditutup. Alasannya, lokalisasi
selalu menjadi muara kasus human trafficking
yang kian menjadi akhir-akhir ini.
Pertanyaannya, mampukah sang wali kota
menutup Dolly? Pasalnya, Dolly juga diyakini
menjadi salah satu penyumbang APBD
terbesar setiap bulannya bagi pemerintah
Surabaya, berkisar hingga puluhan miliar
rupiah, uang yang masuk dari praktik haram itu
ke pemerintah daerah Surabaya.
Tapi semua itu terjawab sudah,
Kini Gang Dolly resmi ditutup.
Walaupun sudah ditutup tersiar kabar kalau ternyata masih bisa lelaki hidung belang yang ingin memuaskan nafsunya dengan cara media handphone.....
www.cwan2.blogspot.com

Read More ->>

Senin, 20 Juni 2016

Resep Rujak Cingur Khas Madura, Jawa Timur

Assalamualaikum,
Kali ini ane share tentang Rujak Cingur Khas Madura, Jatim.
Cekidot......

BAHAN:
200 g kangkung, cuci bersih, siangi
100 g taoge, siangi
150 g daging buah nanas
150 g mentimun kampung
150 g bengkuang, kupas
150 g mangga muda, kupas
150 g tempe, goreng hingga kecokelatan, tiriskan.
175 gr tahu putih, goreng hingga kecokelatan,
tiriskan
500 g cingur sapi, rebus, bersihkan

BUMBU:
3 buah (100 g) pisang batu, kupas, iris tipis
6 buah cabai rawit merah
2 siung bawang putih
1 sdt garam
50 g kacang tanah, goreng
50 g gula merah, sisir
4 sdm petis madura
100 ml air matang.

PELENGKAP:
Lontong
Kerupuk kampung

CARA MEMBUAT:
Rebus kangkung dan taoge hingga matang,
angkat. Tiriskan.
Potong-potong nanas, mentimun, bengkuang,
mangga muda, tempe goreng, tahu goreng, dan
cingur, sisihkan.

BUMBU RUJAK:
Siapkan Cobek besar, Ulek pisang batu, cabai,
bawang putih, dan garam hingga setengah
halus.
Tambahkan kacang tanah goreng, gula merah, ulek kembali hingga
halus. Tambahkan petis madura dan air, aduk rata.
Campur semua bahan dengan bumbu rujak,
aduk rata.
Sajikan dengan pelengkap.
1) Cingur: Tulang rawan hidung sapi.
Dijual segar di pasar tradisional.
(Untuk 6 porsi)

Read More ->>

Tempat Wisata Di Sampang, Madura

Sampang adalah sebuah kabupaten di
Madura yang ada di sebelah utara bagian
timur dari Pulau Jawa.
Kabupaten ini terletak sekitar 100 Km dari
Surabaya bila lewat Suramadu dan
berbatasan dengan Laut Jawa di utara,
Selat Madura di selatan, Kabupaten
Bangkalan di barat dan Kabupaten
Pamekasan di timur.
Utara Laut Jawa
Selatan Selat Madura
Barat Kabupaten Bangkalan
Timur Kabupaten Pamekasan
Secara keseluruhan Kabupaten Sampang
mempunyai luas wilayah sebanyak 1.233,30
Km2. Proporsi luasan 14 kecamatan terdiri
dari 6 kelurahan dan 180 Desa. Kecamatan
Banyuates dengan luas 141,03 Km2 atau
11,44 % yang merupakan Kecamatan terluas,
sedangkan Kecamatan terkecil adalah
Pangarengan dengan luas hanya 42,7 Km2
(3,46 %).
Berikut ini adalah tempat-tempat wisata yang ada di sampang.

Pulau Mandangin
Pulau Mandangin adalah sebuah pulau kecil
yang termasuk dalam teritori kabupaten
Sampang. Menurut masyarakat sekitar, pulau
ini digunakan sebagai tempat pembuangan
pasien yang mengidap lepra. Karena itulah,
sempat beberapa saat pulau ini tidak banyak
dikunjungi oleh wisatawan. Akses menuju pulau
ini harus menggunakan kapal kecil dari kota
Sampang, sekitar setengah jam perjalanan.
Pulau ini merupakan pulau yang sangat indah
dan mempesona. Dengan berjalannya waktu,
pemerintah daerah telah mengembangkan pulau
ini menjadi obyek wisata yang berpotensi dan
sangat layak untuk dikunjungi.

Pantai Camplong
Pantai Camplong, adalah salah satu pantai
yang berada di Kabupaten Sampang, tepatnya
berada di desa Dharma Camplong, sekitar 8
Km ke arah timur dari kota Sampang.
Pantai Camplong merupakan pantai yang landai
dengan pasir putih dan dilengkapi dengan
taman dan pohon-pohon cemara di sekitarnya.
Pantai banyak dikunjungi saat akhir pekan,
atau pada hari biasa saat sore hari.
Menikmati matahari tenggelam di pantai ini
merupakan momen yang menambah keindahan
di pantai ini.
Goa Lebar.
Goa lebar merupakan bukit batu yang pada jaman dahulu terus menerus di ambil batunya.
Karena lamanya pengambilan batu maka meluaslah area tersubut.
Konon goa yang ada di bawah dapat tembus sampai lautan di taddan.

Kuburan Madegan
Makam Madegan adalah makam yang pada
jaman dahulu diperuntukkan sebagai makam
para keluarga bangsawan Sampang. Sekarang
makam ini masih tetap menjadi makam yang di
hormati baik dari masyarakat Sampang pada
khususnya atau masyarakat Madura pada
umumnya.
Makam ini terletak di desa Polagan, Sampang
dan akses untuk menuju kelokasi sangat mudah
dan terjangkau. Banyak peziarah yang datang
ke makam ini sebagai tempat suci dan
memanjatkan doa.

Waduk Klampis Desa Kramat
kecamatan Kedungdung
Waduk Klampis merupakan Obyek wisata
telaga, yang satu satunya ada di pulau
Madura dan terbesar di Pulau ini. Sama
dengan waduk - waduk pada umumnya yang
difungsikan sebagai pengairan lahan serta
sebagai tempat untuk mandi dan mencuci bagi
sebagian penduduk lokal, waduk ini juga
difungsikan sebagai obyek wisata yang bisa
dikunjungi sebagai obyek wisata keluarga.
Yang menarik dari tempat ini adalah posisinya
yang berada di antara bukit, dilatarbelakangi
dengan tebing dan pepohonan rimbun di kanan
kirinya.
Waduk ini juga di fungsikan sebagai tempat
memancing dan berkeliling danau menggunakan
sampan atau naik menyusuri bukit melihat
pemandangan alamnya dari atas, bagi sebagian
pengunjung, tempat ini sangat cocok sekali
untuk tempat berlibur bersama keluarga.

Air terjun Toroan
Air terjun Toroan terletak di desa Ketapang
Timur, sekitar 4 Km arah timur kota
Ketapang atau 88 Km dari Kamal.
Air Terjun Toroan agak berbeda dengan air
terjun yang banyak terdapat di pegunungan,
karena tingginya yang hanya sekitar 200
meter, tidak sampai puluhan atau bahkan
ratusan meter, dan keunikan yang lain adalah
aliran airnya yang langsung menuju ke laut. Air
terjun ini dikelilingi dengan banyaknya
pepohonan rindang di sekitar air terjun.
Sangat sejuk dan asri. Lelah selama menempuh
perjalanan jauh akan terbayar jika Anda sudah
sampai di lokasi. Anda bisa menikmati
keindahan air terjun dari atas, maupun dari
bawah, karena tingginya yang hanya 200
meter.
Keadaan alam di sekitar Air Terjun Toroan
masih sangat alami. Belum tersentuh oleh
penambang pasir laut dan belum dikotori oleh
coretan-coretan tangan yang membuat kotor
objek wisata seperti di beberapa objek
wisata lain. Batu-batu yang besar dan masih
utuh, mampu menahan gelombang ombak dan
pasirnya masih bersih di sepanjang bibir
pantai. Anda bisa juga menyaksikan matahari
terbenam di lokasi Air Terjun Toroan yang
mempesona. Yang lebih menariknya, air yang
jatuh dari tebing air terjun ini langsung
mengalir ke laut lepas.
Rimba monyet- Nepah Raden segoro
Objek wisata Hutan Kera Nepa terletak di
desa Nepa, di pesisir utara pulau Madura dan
berjarak sekitar 50 km dari pusat Kota
Sampang.

Wisata hutan kera Nepa. merupakan wisata
yang unik yang ada di pulau Madura. Hutan
ini berdiri seluas 1 km2 di kelilingi oleh sungai
air tawar yang bermuara langsung ke laut,
suatu perpaduan eksotika alam yang indah. Di
hutan wisata ini, pengunjung bisa menggunakan
perahu nelayan untuk bisa berkeliling di hutan
mangroove, sebelum memasuki area hutan
Nepa.
Letak hutan Kera Nepa memang agak
terpencil dan agak sedikit sulit untuk dilalui,
tapi semua letih akan terbayar dengan
berbagai keunikan dan pengalaman menarik
yang bisa dinikmati di setiap sudut hutan.
Tempat ini hampir mirip dengan Wisata
Hutan Monyet Sangeh di Bali, hanya saja
Hutan Kera Nepa dekat dengan laut, jadi
dua keindahan bisa sekaligus di dapat.
Mengapa dinamakan Nepa, karena pada jaman
dulu kala, masyarakat Madura percaya bahwa
di tempat ini banyak ditumbuhi pohon Nepa
atau pohon sejenis kelapa kecil atau sejenis
dengan pohon aren. Dari dulu terdapat
sekumpulan kera yang tinggal di hutan ini
sampai sekarang.
Untuk pengunjung yang datang, tidak perlu
khawatir atau takut akan kera-kera ini,
karena mereka jinak dan terbilang ramah.
Pengunjung bisa membawa makanan kecil yang
bisa diberikan kepada kera-kera tersebut.
Dan, diharapkan untuk selalu memberikan
makanan yang aman dan bersikap yang baik
saat berada di hutan kera ini, untuk selalu
menjaga kelestarian dan kedamaian hutan.

Reruntuhan Pababaran
Reruntuhan Pababaran adalah salah satu
tempat bersejarah dalam kehidupan
masyarakat Madura khususnya Sampang,
karena merupakan tempat Raden Trunojoyo
lahir. Lokasi reruntuhan Pababaran ini
terletak di jantung kota Sampang. Akses
untuk menuju ke lokasi sangatlah mudah dan
bisa dijangkau dengan kendaraan umum atau
pribadi.
Lokasi bersejarah ini merupakan tempat di
mana Raden Trunojoyo lahir dan dan
disemayamkan. Oleh karena itu, tempat itu
disebut Pababaran (tempat kelahiran) dari
peristiwa bersejarah baik di era monarki atau
dalam revolusi.

Pemandian Sumber Otok
Wisata Alam Goa Lebar
Monumen Sampang
Situs Pababaran Trunojoyo
Situs Ratoh Ebuh
Sumur Daksan
Situs Makam Pangeran Santo
Merto
Situs Makam Bangsacara dan
Ragapatmi
Situs Makam Sayyid Ustman Bin
Ali Bin Abdillah Al-Habsyi
www.cwan2.blogspot.com

Read More ->>

tradisi mudik diwaktu lebaran

tradisi mudik,
tradisi ini biasa dilakukan orang jika hari raya telah tiba, baik hari raya iedul fitri maupun iedul adha.
mudik bisa dibilang pulang ke kampung halaman/tanah kelahiran.
umumnya mudik dilakukan oleh orang yang bekerja diluar kota/luar pulau&dilakukan oleh orang yang berkeluarga di kota lain.
seperti ane ni gan, orang madura tapi punya istri orang jombang, alhasil tiap hari raya ane mudik.
hal itu berlaku juga di seluruh indonesia.
banyak cara yang dilakukan agar bisa mudik, diantaranya dengan menggunakan:
1.transportasi darat (motor,bus,travel,kereta api,dll.)
2.laut (kapal)
3.udara (pesawat)
klo ane sih pake motor, klo mobil mabok,xixixi.
mudik biasanya dilakukan pada H-7 sampai hari H.
semqkin mendekati hari H semakin padat arus lalu lintas.
bahkan terkadang jika alat transportasi tersebut menggunakan tiket, kita harus memesan tiket jauh-jauh hari sebelumnya.
oke,
berikut sedikit tips simpel dari ane buat persiapan mudik, khususnya motor&mobil.
1.)pastikan barang bawaan anda telah fix.
2.)periksa motor/mobil yang akan anda pakai sehari sebelum anda mudik.
3.)pilih jalur yang menurut anda tidak terlalu macet.
4.)berhentilah sejenak jika anda merasa lelah/mengantuk, biasanya ada pos untuk istirahat kalau menjelang lebaran.
5.)hati-hati di jalan, hehehehe
itulah sedikit tips simpel dari ane.
semoga bermanfaat.
www.cwan2.blogspot.com
Read More ->>

Sabtu, 20 Juni 2015

Putri pertamaku

assalamualaikum,wr,wb


syukur alhamdulillah masih bisa mengisi blog ini.
saya ingin memperkenalkan putri kecil saya yang telah melihat dunia ini yang bernama Bilqis.




cukup sekian dulu ya,,,,,
wassalamualaikum,wr,wb








Read More ->>

Minggu, 05 April 2015

pengertian Kognitif,Afektif, dan Psikomotor

RANAH KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTORIK
 BAB I
 PENDAHULUAN
 A. LATAR BELAKANG
 Diketahui secara umum bahwa lima tahun pertama kehidupan anak merupakan saat yang paling menentukan kualitas perkembangan anak. Perkembangan anak meliputi tiga aspek, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik.Kognitif berkaitan dengan kegiatan mental dalam memperoleh, mengolah, mengorganisasi, dan menggunakan pengetahuan.Afektif berkaitan dengan perasaan atau emosi. Sedangkan psikomotorik merupakan aktivitas fisik yang berkaitan dengan proses mental.
 Bila anak hidup dalam suatu lingkungan tertentu, maka anak tadi akan memperlihatkan pola tingkah laku yang khas dari lingkungannya tadi. Pada umumnya kegiatan bermain dan belajar di dalam ruangan, hal tersebut dapat mempengaruhi aktivitas anak yang terlihat dari perilakunya selama berada di dalam ruangan.Perilaku itu juga merupakan perwujudan dari aspek perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotoriknya.
 B. RUMUSAN MASALAH
1. Jelaskan pengertian kognitif, afektif dan psikomotorik?
 2. Jelaskan ciri-ciri kognitif, afektif dan psikomotorik?
 3. Bagaimana pengaruh objek evaluasi terhadap ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik?

 BAB II
 PEMBAHASAN
 RANAH KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR
 A. RANAH KOGNITIF
Aspek kognitif adalah kemampuan intelektual siswa dalam berpikir, mengetahui dan memecahkan masalah.Ranah kognitif mencakup kegiatan mental (otak). Menurut Bloom, segala upaya yang menyangkut aktivitas otak adalah termasuk dalam ranah kognitif. Ranah kognitif berhubungan dengan kemampuan berfikir, termasuk didalamnya kemampuan menghafal, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mensintesis, dan kemampuan mengevaluasi. Dalam ranah kognitif itu terdapat enam aspek atau jenjang proses berfikir, mulai dari jenjang terendah sampai dengan jenjang yang paling tinggi. Keenam jenjang atau aspek yang dimaksud adalah:
 • Pengetahuan/hafalan/ingatan (knowledge): Adalah kemampuan seseorang untuk mengingat-ingat kembali (recall) atau mengenali kembali tentang nama, istilah, ide, rumus-rumus, dan sebagainya, tanpa mengharapkan kemampuan untuk menggunkannya. Pengetahuan atau ingatan adalah merupakan proses berfikir yang paling rendah.
 Salah satu contoh hasil belajar kognitif pada jenjang pengetahuan adalah dapat menghafal surat al-‘Ashar, menerjemahkan dan menuliskannya secara baik dan benar, sebagai salah satu materi pelajaran kedisiplinan yang diberikan oleh guru Pendidikan Agama Islam di sekolah.
 • Pemahaman (comprehension) : Adalah kemampuan seseorang untuk mengerti atau memahami sesuatu setelah sesuatu itu diketahui dan diingat. Dengan kata lain, memahami adalah mengetahui tentang sesuatu dan dapat melihatnya dari berbagai segi. Seseorang peserta didik dikatakan memahami sesuatu apabila ia dapat memberikan penjelasan atau memberi uraian yang lebih rinci tentang hal itu dengan menggunakan kata-katanya sendiri. Pemahaman merupakan jenjang kemampuan berfikir yang setingkat lebih tinggi dari ingatan atau hafalan.
 Salah satu contoh hasil belajar ranah kognitif pada jenjang pemahaman ini misalnya: Peserta didik atas pertanyaan Guru Pendidikan Agama Islam dapat menguraikan tentang makna kedisiplinan yang terkandung dalam surat al-‘Ashar secara lancar dan jelas.
 • Penerapan (application): Adalah kesanggupan seseorang untuk menerapkan atau menggunakan ide-ide umum, tata cara ataupun metode-metode, prinsip-prinsip, rumus-rumus, teori-teori dan sebagainya, dalam situasi yang baru dan kongkret. Penerapan ini adalah merupakan proses berfikir setingkat lebih tinggi ketimbang pemahaman.
 Salah satu contoh hasil belajar kognitif jenjang penerapan misalnya: Peserta didik mampu memikirkan tentang penerapan konsep kedisiplinan yang diajarkan Islam dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
 • Analisis (analysis) : Adalah kemampuan seseorang untuk merinci atau menguraikan suatu bahan atau keadaan menurut bagian-bagian yang lebih kecil dan mampu memahami hubungan di antara bagian-bagian atau faktor-faktor yang satu dengan faktor-faktor lainnya. Jenjang analisis adalah setingkat lebih tinggi ketimbang jenjang aplikasi.
 Contoh: Peserta didik dapat merenung dan memikirkan dengan baik tentang wujud nyata dari kedisiplinan seorang siswa dirumah, disekolah, dan dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat, sebagai bagian dari ajaran Islam.
 • Sintesis (syntesis) : Adalah kemampuan berfikir yang merupakan kebalikan dari proses berfikir analisis. Sisntesis merupakan suatu proses yang memadukan bagian-bagian atau unsur-unsur secara logis, sehingga menjelma menjadi suatu pola yang yang berstruktur atau bebrbentuk pola baru. Jenjang sintesis kedudukannya setingkat lebih tinggi daripada jenjang analisis. Salah satu jasil belajar kognitif dari jenjang sintesis ini adalah: peserta didik dapat menulis karangan tentang pentingnya kedisiplinan sebagiamana telah diajarkan oleh islam.
 • Penilaian/penghargaan/evaluasi (evaluation) : Adalah merupakan jenjang berpikir paling tinggi dalam ranah kognitif dalam taksonomi Bloom. Penilian/evaluasi disini merupakan kemampuan seseorang untuk membuat pertimbangan terhadap suatu kondisi, nilai atau ide, misalkan jika seseorang dihadapkan pada beberapa pilihan maka ia akan mampu memilih satu pilihan yang terbaik sesuai dengan patokan-patokan atau kriteria yang ada.
 Salah satu contoh hasil belajar kognitif jenjang evaluasi adalah: peserta didik mampu menimbang-nimbang tentang manfaat yang dapat dipetik oleh seseorang yang berlaku disiplin dan dapat menunjukkan mudharat atau akibat-akibat negatif yang akan menimpa seseorang yang bersifat malas atau tidak disiplin, sehingga pada akhirnya sampai pada kesimpulan penilaian, bahwa kwdisiplinan merupakan perintah Allah SWT yang waji dilaksanakan dalam sehari-hari.
 Ciri-ciri Ranah Penilaian Kognitif
Aspek kognitif berhubungan dengan kemampuan berfikir termasuk di dalamnya kemampuan memahami, menghafal, mengaplikasi, menganalisis, mensistesis dan kemampuan mengevaluasi.Menurut Taksonomi Bloom (Sax 1980), kemampuan kognitif adalah kemampuan berfikir secara hirarki yang terdiri dari pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis dan evaluasi.
Pada tingkat pengetahuan, peserta didik menjawab pertanyaan berdasarkan hafalan saja.Pada tingkat pemahaman peserta didik dituntut juntuk menyatakan masalah dengan kata-katanya sendiri, memberi contoh suatu konsep atau prinsip.Pada tingkat aplikasi, peserta didik dituntut untuk menerapkan prinsip dan konsep dalam situasi yang baru.Pada tingkat analisis, peserta didik diminta untuk untuk menguraikan informasi ke dalam beberapa bagian, menemukan asumsi, membedakan fakta dan pendapat serta menemukan hubungan sebab—akibat.Pada tingkat sintesis, peserta didik dituntut untuk menghasilkan suatu cerita, komposisi, hipotesis atau teorinya sendiri dan mensintesiskan pengetahuannya.Pada tingkat evaluasi, peserta didik mengevaluasi informasi seperti bukti, sejarah, editorial, teori-teori yang termasuk di dalamnya judgement terhadap hasil analisis untuk membuat kebijakan.
Tujuan aspek kognitif berorientasi pada kemampuan berfikir yang mencakup kemampuan intelektual yang lebih sederhana, yaitu mengingat, sampai pada kemampuan memecahkan masalah yang menuntut siswa untuk menghubungkan dan menggabungkan beberapa ide, gagasan, metode atau prosedur yang dipelajari untuk memecahkan masalah tersebut.Dengan demikian aspek kognitif adalah sub-taksonomi yang mengungkapkan tentang kegiatan mental yang sering berawal dari tingkat pengetahuan sampai ke tingkat yang paling tinggi yaitu evaluasi.
Evaluasi hasil belajar kognitif dapat dilakukan dengan menggunakan tes objektif maupun tes uraian. Prosedur evaluasi hasil belajar ranah kognitif dengan menggunakan tes sebagai instrumennya meliputi :
 1. Menyusun tes hasil belajar yang diawali dengan penyusunan kisi-kisi. Langkah berikutnya setelah kisi-kisi tersusun adalah menulis butir soal dengan mengacu pada pedoman penulisan soal untuk tipe tes obyektif atau tes uraian.
 2. Melakukan testing, pendidik melaksanakan testing harus tertib dalam arti mengikuti prosedur administrasi testing agar diperoleh informasi atau data hasil testing secara obyektif, sahih dan dapat dipercaya yang pada gilirannya memberi gambaran yang sebenarnya tentang. capaian kemampuan yang diungkap yang sesuai dengan jenis dan bentuk tes yang digunakan.
 3. Melakukan skoring, analisis dan interpretasi pendidik dalam memberi skor pada hasil testing harus mengikuti pedoman scoring sesuai dengan jenis dan bentuk tes yang digunakan serta dilakukan secara obyektif. Skoring dilaksanakan dengan segera setelah pelaksanaan testing .Analisis dan interpretasi hasil testing dilaksanakan pada setiap kali pendidik selesai melakukan skoring.Dengan analisis dan interpretasi dosen memperoleh gambaran tentang capaian penguasaan kompetensi bagi setiap peserta didik, dan secara umum dapat memperoleh gambaran tentang keberhasilan pembelajaran yang dilaksanakan.Dalam hal ini kriteria keberhasilan pembelajaran adalah ketuntasan pencapaian hasil belajar atau penguasaan kompetensi yang direncanakan dapat dicapai oleh setiap mahasiswa; selanjutnya dapat ditentukan tindak lanjutnya.
 4. Melaksanmakan tindak lanjut Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi hasil testing pendidik melaksanakan tindak lanjut dalam bentuk melaksanakan kegiatan melanjutkan pembelajaran pokok materi sajian selanjutnya bilamana tingkat ketuntasan penguasaan kompetensi telah tercapai, dan melaksanakan pembelajaran/ pengajaran remedial apabila tingkat ketuntasan penguasaan kompetensi oleh peserta didik belum tercapai. Pembelajaran/pengajaran remedial dlaksanakan secara individual, kelompok atau klasikal sesuai dengan hasil prosedur diagnosis ketidak mampuan peserta didik mencapai tingkat ketuntasan yang diharapkan
 B. RANAH AFEKTIF
Ranah afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai.Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai.Beberapa pakar mengatakan bahwa sikap seseorang dapat diramalkan perubahannya bila seseorang telah memiliki kekuasaan kognitif tingkat tinggi. Ciri-ciri hasil belajar afektif akan tampak pada peserta didik dalam berbagai tingkah laku. Seperti: perhatiannnya terhadap mata pelajaran pendidikan agama Islam, kedisiplinannya dalam mengikuti mata pelajaran agama disekolah, motivasinya yang tinggi untuk tahu lebih banyak mengenai pelajaran agama Islam yang di terimanya, penghargaan atau rasa hormatnya terhadap guru pendidikan agama Islam dan sebagainya.
 Ranah afektif menjadi lebih rinci lagi ke dalam lima jenjang, yaitu:
 • Receiving atau attending (= menerima atua memperhatikan), adalah kepekaan seseorang dalam menerima rangsangan (stimulus) dari luar yang datang kepada dirinya dalam bentuk masalah, situasi, gejala dan lain-lain. Termasuk dalam jenjang ini misalnya adalah: kesadaran dan keinginan untuk menerima stimulus, mengontrol dan menyeleksi gejala-gejala atau rangsangan yang datang dari luar. Receiving atau attenting juga sering di beri pengertian sebagai kemauan untuk memperhatikan suatu kegiatan atau suatu objek.Pada jenjang ini peserta didik dibina agar mereka bersedia menerima nilai atau nilai-nilai yang di ajarkan kepada mereka, dan mereka mau menggabungkan diri kedalam nilai itu atau meng-identifikasikan diri dengan nilai itu. Contah hasil belajar afektif jenjang receiving , misalnya: peserta didik bahwa disiplin wajib di tegakkan, sifat malas dan tidak di siplin harus disingkirkan jauh-jauh.
 • Responding (= menanggapi) mengandung arti “adanya partisipasi aktif”. Jadi kemampuan menanggapi adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk mengikut sertakan dirinya secara aktif dalam fenomena tertentu dan membuat reaksi terhadapnya salah satu cara. Jenjang ini lebih tinggi daripada jenjang receiving.Contoh hasil belajar ranah afektif responding adalah peserta didik tumbuh hasratnya untuk mempelajarinya lebih jauh atau menggeli lebih dalam lagi, ajaran-ajaran Islam tentang kedisiplinan.
 • Valuing (menilai=menghargai). Menilai atau menghargai artinya mem-berikan nilai atau memberikan penghargaan terhadap suatu kegiatan atau obyek, sehingga apabila kegiatan itu tidak dikerjakan, dirasakan akan membawa kerugian atau penyesalan. Valuing adalah merupakan tingkat afektif yang lebih tinggi lagi daripada receiving dan responding. Dalam kaitan dalam proses belajar mengajar, peserta didik disini tidak hanya mau menerima nilai yang diajarkan tetapi mereka telah berkemampuan untuk menilai konsep atau fenomena, yaitu baik atau buruk. Bila suatu ajaran yang telah mampu mereka nilai dan mampu untuk mengatakan “itu adalah baik”, maka ini berarti bahwa peserta didik telah menjalani proses penilaian. Nilai itu mulai di camkan (internalized) dalam dirinya. Dengan demikian nilai tersebut telah stabil dalam peserta didik.Contoh hasil belajar efektif jenjang valuing adalah tumbuhnya kemampuan yang kuat pada diri peseta didik untuk berlaku disiplin, baik disekolah, dirumah maupun di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
 • Organization (=mengatur atau mengorganisasikan), artinya memper-temukan perbedaan nilai sehingga terbentuk nilai baru yang universal, yang membawa pada perbaikan umum. Mengatur atau mengorganisasikan merupakan pengembangan dari nilai kedalam satu sistem organisasi, termasuk didalamnya hubungan satu nilai denagan nilai lain., pemantapan dan perioritas nilai yang telah dimilikinya. Contoh nilai efektif jenjang organization adalah peserta didik mendukung penegakan disiplin nasional yang telah dicanangkan oleh bapak presiden Soeharto pada peringatan hari kemerdekaan nasional tahun 1995.
 • Characterization by evalue or calue complex (=karakterisasi dengan suatu nilai atau komplek nilai), yakni keterpaduan semua sistem nilai yang telah dimiliki oleh seseorang, yang mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah lakunya. Disini proses internalisasi nilai telah menempati tempat tertinggi dalal suatu hirarki nilai. Nilai itu telah tertanam secara konsisten pada sistemnya dan telah mempengaruhi emosinya.Ini adalah merupakan tingkat efektif tertinggi, karena sikap batin peserta didik telah benar-benar bijaksana.Ia telah memiliki phyloshopphy of life yang mapan. Jadi pada jenjang ini peserta didik telah memiliki sistem nilai yang telah mengontrol tingkah lakunya untuk suatu waktu yang lama, sehingga membentu karakteristik “pola hidup” tingkah lakunya menetap, konsisten dan dapat diramalkan.Contoh hasil belajar afektif pada jenjang ini adalah siswa telah memiliki kebulatan sikap wujudnya peserta didik menjadikan perintah Allah SWT yang tertera di Al-Quran menyangkut disiplinan, baik kedisiplinan sekolah, dirumah maupun ditengah-tengan kehidupan masyarakat.
 Secara skematik kelima jenjang afektif sebagaimana telah di kemukakan dalam pembicaraan diatas, menurut A.J Nitko (1983) dapat di gambarkan sebagai berikut: “Ranah afektif tidak dapat diukur seperti halnya ranah kognitif, karena dalam ranah afektif kemampuan yang diukur adalah: Menerima (memperhatikan), Merespon, Menghargai, Mengorganisasi, dan Karakteristik suatu nilai.
Skala yang digunakan untuk mengukur ranah afektif seseorang terhadap kegiatan suatu objek diantaranya skala sikap.Hasilnya berupa kategori sikap, yakni mendukung (positif), menolak (negatif), dan netral.Sikap pada hakikatnya adalah kecenderungan berperilaku pada seseorang.Ada tiga komponen sikap, yakni kognisi, afeksi, dan konasi.Kognisi berkenaan dengan pengetahuan seseorang tentang objek yang dihadapinya.Afeksi berkenaan dengan perasaan dalam menanggapi objek tersebut, sedangkan konasi berkenaan dengan kecenderungan berbuat terhadap objek tersebut.Oleh sebab itu, sikap selalu bermakna bila dihadapkan kepada objek tertentu.
Skala sikap dinyatakan dalam bentuk pernyataan untuk dinilai oleh responden, apakah pernyataan itu didukung atau ditolaknya, melalui rentangan nilai tertentu.Oleh sebab itu, pernyataan yang diajukan dibagi ke dalam dua kategori, yakni pernyataan positif dan pernyataan negatif.
Salah satu skala sikap yang sering digunakan adalah skala Likert.Dalam skala Likert, pernyataan-pernyataan yang diajukan, baik pernyataan positif maupun negatif, dinilai oleh subjek dengan sangat setuju, setuju, tidak punya pendapat, tidak setuju, sangat tidak setuju.
 Ciri-ciri Ranah Penilaian Afektif
Ada 5 tipe karakteristik afektif yang penting berdasarkan tujuannya, yaitu sikap, minat, konsep diri, nilai, dan moral.
 1. Sikap : Sikap merupakan suatu kencendrungan untuk bertindak secara suka atau tidak suka terhadap suatu objek. Sikap dapat dibentuk melalui cara mengamati dan menirukan sesuatu yang positif, kemudian melalui penguatan serta menerima informasi verbal. Perubahan sikap dapat diamati dalam proses pembelajaran, tujuan yang ingin dicapai, keteguhan, dan konsistensi terhadap sesuatu. Penilaian sikap adalah penilaian yang dilakukan untuk mengetahui sikap peserta didik terhadap mata pelajaran, kondisi pembelajaran, pendidik, dan sebagainya.
 2. Minat : Menurut Getzel (1966), minat adalah suatu disposisi yang terorganisir melalui pengalaman yang mendorong seseorang untuk memperoleh objek khusus, aktivitas, pemahaman, dan keterampilan untuk tujuan perhatian atau pencapaian. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia (1990: 583), minat atau keinginan adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu.Hal penting pada minat adalah intensitasnya.Secara umum minat termasuk karakteristik afektif yang memiliki intensitas tinggi. Penilaian minat dapat digunakan untuk:
 • mengetahui minat peserta didik sehingga mudah untuk pengarahan dalam pembelajaran,
 • mengetahui bakat dan minat peserta didik yang sebenarnya,
 • pertimbangan penjurusan dan pelayanan individual peserta didik,
 • menggambarkan keadaan langsung di lapangan/kelas,
 3. Konsep Diri : Menurut Smith, konsep diri adalah evaluasi yang dilakukan individu terhadap kemampuan dan kelemahan yang dimiliki. Target, arah, dan intensitas konsep diri pada dasarnya seperti ranah afektif yang lain. Konsep diri ini penting untuk menentukan jenjang karir peserta didik, yaitu dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri, dapat dipilih alternatif karir yang tepat bagi peserta didik.Selain itu informasi konsep diri penting bagi sekolah untuk memberikan motivasi belajar peserta didik dengan tepat.
 4. Nilai : Nilai menurut Rokeach (1968) merupakan suatu keyakinan tentang perbuatan, tindakan, atau perilaku yang dianggap baik dan yang dianggap buruk. Selanjutnya dijelaskan bahwa sikap mengacu pada suatu organisasi sejumlah keyakinan sekitar objek spesifik atau situasi, sedangkan nilai mengacu pada keyakinan. Definisi lain tentang nilai disampaikan oleh Tyler (1973:7), yaitu nilai adalah suatu objek, aktivitas, atau ide yang dinyatakan oleh individu dalam mengarahkan minat, sikap, dan kepuasan. Selanjutnya dijelaskan bahwa manusia belajar menilai suatu objek, aktivitas, dan ide sehingga objek ini menjadi pengatur penting minat, sikap, dan kepuasan.Oleh karenanya satuan pendidikan harus membantu peserta didik menemukan dan menguatkan nilai yang bermakna dan signifikan bagi peserta didik untuk memperoleh kebahagiaan personal dan memberi konstribusi positif terhadap masyarakat.
 5. Moral : Moral berkaitan dengan perasaan salah atau benar terhadap kebahagiaan orang lain atau perasaan terhadap tindakan yang dilakukan diri sendiri. Misalnya menipu orang lain, membohongi orang lain, atau melukai orang lain baik fisik maupun psikis. Moral juga sering dikaitkan dengan keyakinan agama seseorang, yaitu keyakinan akan perbuatan yang berdosa dan berpahala. Jadi moral berkaitan dengan prinsip, nilai, dan keyakinan seseorang.
 Ranah afektif lain yang penting adalah:
 • Kejujuran: peserta didik harus belajar menghargai kejujuran dalam berinteraksi dengan orang lain.
 • Integritas: peserta didik harus mengikatkan diri pada kode nilai, misalnya moral dan artistik.
 • Adil: peserta didik harus berpendapat bahwa semua orang mendapat perlakuan yang sama dalam memperoleh pendidikan.
 • Kebebasan: peserta didik harus yakin bahwa negara yang demokratis memberi kebebasan yang bertanggung jawab secara maksimal kepada semua orang.
Tujuan dilaksanakannya penilaian hasil relajar afektif ádalah untuk mengetahui capaian hasil belajar dalam hal penguasaan domain afektif dari kompetensi yang diharapkan dikuasai oleh setiap peserta didik setelah kegiatan pembelajaran berlangsung.
 Pertimbangan-pertimbangan pemilihan dan pengembangan teknik penilaian hasil belajar, yaitu: (1) kualitas, baik dan benar secara teknis dan dapat memberikan hasil yang menunjukkan dan memperbaiki proses belajar peserta didik, (2) tepat untuk menunjukkan pencapaian kompetensi yang diungkap, (3) praktis, efisien, adil dan mampu membedakan kemampuan peserta didik dan layak digunakan, (4) dimengerti oleh peserta didik, (5) ada alternatif teknik pengkuran lain, (6) tidak mempersulit peserta didik, dan (7) tersedia waktu, peralatan, sarana dan prasarana untuk pengadministrasiannya.
 Hal-hal yang perlu dilakukan oleh pembelajar berkenaan dengan pemilihan teknik penilaian adalah (1) memilih teknik penilaian berdasarkan jenis dan karakteristik kompetensi yang akan diukur dan dinilai, (2) menyusun perangkat alat ukur dengan urutan menyusun kisi-kisi kemudian menyusun perangkat alat ukur, (3) menyusun petunjuk administrasi, dan (4) menetapkan cara/system penilaian.
Teknik pengukuran dan penilaian hasil belajar afektif terdiri atas (1) Teknik testing, yaitu teknik penilaian yang menggunakan tes sebagai alat ukurnya, dan (2) Teknik non-testing, yaitu teknik penilaian yang menggunkan bukan tes sebagai alat ukurnya.
 C. RANAH PSIKOMOTORI
Ranah psikomotor merupakan ranah yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu.Ranah psikomotor adalah ranah yang berhubungan dengan aktivitas fisik, misalnya lari, melompat, melukis, menari, memukul, dan sebagainya.Hasil belajar ranah psikomotor dikemukakan oleh Simpson (1956) yang menyatakan bahwa hasil belajar psikomotor ini tampak dalam bentuk keterampilan (skill) dan kemampuan bertindak individu.Hasil belajar psikomotor ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari hasil belajar kognitif (memahami sesuatu) dan hasil belajar afektif (yang baru tampak dalam bentuk kecenderungan-kecenderungan berperilaku). Hasi belajar kognitif dan hasil belajar afektif akan menjadi hasil belajar psikomotor apabila peserta didik telah menunjukkan perilaku atau perbuatan tertentu sesuai dengan makna yang terkandung dalam ranah kognitif dan ranah afektif dengan materi kedisiplinan menurut agama Islam
 maka wujud nyata dari hasil psikomotor yang merupakan kelanjutan dari hasil belajar kognitif afektif itu adalah; (1) peserta didik bertanya kepada guru pendidikan agama Islam tentang contoh-contoh kedisiplinan yang telah ditunjukkan oleh Rosulullah SAW, para sahabat, para ulama dan lain-lain; (2) peseta didik mencari dan membaca buku-buku, majalah-majalah atau brosur-brosur, surat kabar dan lain-lain yang membahas tentang kedisiplinan; (3) peserta didik dapat memberikan penejelasan kepada teman-teman sekelasnya di sekolah, atau kepada adik-adiknya di rumah atau kepada anggota masyarakat lainnya, tentang kedisiplinan diterapkan, baik di sekolah, di rumah maupun di tengah-tengah kehidupan masyarakat; (4) peserta didik menganjurkan kepada teman-teman sekolah atau adik-adiknya, agar berlaku disiplin baik di sekolah, di rumah maupun di tengah-tengah kehidupan masyarakat; (5) peserta didik dapat memberikan contoh-contoh kedisiplinan di sekolah, seperti datang ke sekolah sebelum pelajaran di mulai, tertib dalam mengenakan seragam sekolah, tertib dan tenag dalam mengikuti pelajaran, di siplin dalam mengikuti tata tertib yang telah ditentukan oleh sekolah, dan lain-lain; (6) peserta didik dapat memberikan contoh kedisiplinan di rumah, seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam mennjalannkan ibadah shalat, ibadah puasa, di siplin dalam menjaga kebersihan rumah, pekarangan, saluran air, dan lain-lain; (7) peserta didik dapat memberikan contoh kedisiplinan di tengah-tengah kehidupan masyarakat, seperti menaati rambu-rambu lalu lintas, tidak kebut-kebutan, dengan suka rela mau antri waktu membeli karcis, dan lain-lain, dan (8) peserta didik mengamalkan dengan konsekuen kedisiplinan dalam belajar, kedisiplinan dalam beribadah, kedisiplinan dalam menaati peraturan lalu lintas, dan sebagainya.
 Ciri-ciri Ranah Penilaian Psikomotor
Ranah psikomotor berhubungan dengan hasil belajar yang pencapaiannya melalui keterampilan manipulasi yang melibatkan otot dan kekuatan fisik.Ranah psikomotor adalah ranah yang berhubungan aktivitas fisik, misalnya; menulis, memukul, melompat dan lain sebagainya.
 Ada beberapa ahli yang menjelaskan cara menilai hasil belajar psikomotor. Ryan (1980) menjelaskan bahwa hasil belajar keterampilan dapat diukur melalui (1) pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung, (2) sesudah mengikuti pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (3) beberapa waktu sesudah pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya. Sementara itu Leighbody (1968) berpendapat bahwa penilaian hasil belajar psikomotor mencakup: (1) kemampuan menggunakan alat dan sikap kerja, (2) kemampuan menganalisis suatu pekerjaan dan menyusun urut-urutan pengerjaan, (3) kecepatan mengerjakan tugas, (4) kemampuan membaca gambar dan atau simbol, (5) keserasian bentuk dengan yang diharapkan dan atau ukuran yang telah ditentukan.
Dari penjelasan di atas dapat dirangkum bahwa dalam penilaian hasil belajar psikomotor atau keterampilan harus mencakup persiapan, proses, dan produk. Penilaian dapat dilakukan pada saat proses berlangsung yaitu pada waktu peserta didik melakukan praktik, atau sesudah proses berlangsung dengan cara mengetes peserta didik.Penilaian psikomotorik dapat dilakukan dengan menggunakan observasi atau pengamatan. Dengan kata lain, observasi dapat mengukur atau menilai hasil dan proses belajar atau psikomotorik. Misalnya tingkah laku peserta didik ketika praktik,kegiatan diskusi peserta didik, partisipasi peserta didik dalam simulasi, dan penggunaan alins ketika belajar.
Tes untuk mengukur ranah psikomotorik adalah tes untuk mengukur penampilan atau kinerja (performance) yang telah dikuasai oleh peserta didik.

 BAB III
 PENUTUP
 A. Kesimpulan
 Dari beberapa uraian di atas dapat kami simpulkan bahwa dalam proses belajar mengajar membutuhkan pengukuran ranah afektif, kognitif dan psikomorik. Sehingga dapat melihat skor yang didapat oleh anak didik tersebut. Untuk itulah kemampuan (skil) dapat terkontrol sejak awal masuk sekolah hingga akan mendapatkan peningkatan yang diinginkan sesuai dengan kemampuan anak didik itu sendiri.
 Ketiga ranah tersebut sangat penting untuk diketahui dalam proses belajar mengajar, fungsinya adalah untuk mengetahui sejauh mana siswa atau anak didik mampu mengaplikasikan apa yang telah didapat.
 B. Saran
 Demikian Panduan Evaluasi Pembelajaran ini disusun dengan bentuk yang sederhana, tentunya dengan harapan mudah dimengerti dan dipahami sebagai salah satu acuan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran bagi mahasiswa khususnya dilingkungan Jurusan pendidikan agama islam atau mahasiswa perguruan tinggi pada umumnya.
Penulis meenyadari bahwa isi makalah ini belum mencapai tahap kesempurnaan, oleh karena itu penulis memohon kertik dan saran yang bisa membangun dan menyempurnakan isi makalah ini.
Kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung tersusunnya matakuliah Evaluasi Pendidikan ini diucapkan banyak terima kasih, semoga bermanfaat. Amin
 DAFTAR PUSTAKA
 Sudijoono Anas, Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta PT. Raja grafindo Persada, 2011.
 Arikunto Suharsimi, Dasar-Dasar evaluasi Pendidikan, Jakarta, Bumi Aksara 1995.

 Www. Google.Com, Ranah Kognitif,Afektif dan Psikomotorik, di Akses Pada Tanggal 5 Oktober 2011.

by. Alif Syafitar Riansa, S.Pd
Read More ->>

Mengenai Saya

Foto saya
nama saya alif syafitar riansa, panggil saja alif atau fitar atau riansa, informasi lebih lanjut lihat di ; facebook = Riansa cintanya bilqisAndbunda twitter = @syafitar instagram = riansa29 hp: 085258852727 Pin bbm = D0EC10F2
Diberdayakan oleh Blogger.